Pria Dicurigai Penculik Anak di Desa Pantar, Manggarai Barat Ternyata ODGJ Asal Meler Kecamatan Ruteng

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria Dicurigai Penculik Anak di Desa Pantar, Manggarai Barat Ternyata ODGJ Asal Meler Kecamatan Ruteng

Pria Dicurigai Penculik Anak di Desa Pantar, Manggarai Barat Ternyata ODGJ Asal Meler Kecamatan Ruteng

INFOLABUANBAJO.ID — Seorang pria paruh baya yang sempat diamankan warga di Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, karena diduga pelaku penculikan anak, ternyata merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kepolisian Resor Manggarai Barat memastikan bahwa tidak ada peristiwa penculikan anak seperti yang ramai diberitakan di media sosial. Sosok pria tersebut diketahui bernama EJ (40), warga asal Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang selama ini tinggal di Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo.

Baca Juga:  Pergerakan Relawan Mario-Rikar Tak Terbendung, Dalam Kota Labuan Bajo Banjir Baliho

Kasi Humas Polres Manggarai Barat IPDA Hary Suryana menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (11/10/2025) sekitar pukul 16.00 Wita di Kampung Pau, Desa Pantar. Warga yang melihat EJ berjalan di sekitar hutan dengan membawa tas punggung besar mengira ia sebagai pelaku penculikan anak yang sedang ramai dibicarakan di media sosial.

“Pria tersebut langsung diamankan oleh warga karena dicurigai pelaku penculikan anak. Namun setelah diperiksa, ternyata EJ mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Hary, Senin (12/10/2025).

Mengetahui kejadian itu, Bhabinkamtibmas Polsek Komodo segera menuju lokasi dan menjemput EJ untuk diamankan di Mapolsek Komodo. Setelah dimintai keterangan dan dipertemukan dengan pihak keluarga, terungkap bahwa EJ mengalami gangguan mental sejak pulang dari merantau di Kalimantan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita
Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya
AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi
Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral
Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit
BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini
VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 10:17 WITA

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WITA

Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya

Rabu, 22 April 2026 - 20:13 WITA

AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi

Rabu, 22 April 2026 - 00:24 WITA

Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral

Selasa, 21 April 2026 - 10:34 WITA

Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA

Rekomendasi Makanan Enak di La Moringa Labuan Bajo, NTT

ARTIKEL

Rekomendasi Makanan Enak di La Moringa Labuan Bajo, NTT

Senin, 27 Apr 2026 - 21:42 WITA