Dugaan Main Hakim Sendiri di Labuan Bajo, Seorang Perempuan Dipaksa Mengaku Mencuri

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Main Hakim Sendiri di Labuan Bajo, Seorang Perempuan Dipaksa Mengaku Mencuri (Gambar Tangkapan Layar Video Amatir Warga)

Dugaan Main Hakim Sendiri di Labuan Bajo, Seorang Perempuan Dipaksa Mengaku Mencuri (Gambar Tangkapan Layar Video Amatir Warga)

INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa dugaan main hakim sendiri terjadi di kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Seorang pria terekam video melakukan kekerasan fisik terhadap seorang perempuan yang dituduh mencuri uang. Video tersebut beredar luas di media sosial dan memicu kecaman warganet.

Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut terlihat mencekik leher korban dan memaksanya mengakui perbuatan mencuri. Tindakan itu juga disertai intimidasi verbal dan sentuhan pada area tubuh sensitif korban. Pria tersebut terdengar berbicara dengan logat bahasa Jawa.

Baca Juga:  Perang Laporan di Batu Gosok: Alo Oba vs Pater Marsel, Siapa Mengancam Siapa?

Aksi kekerasan itu terjadi di ruang publik dan disaksikan oleh sejumlah warga. Seorang anak kecil yang diduga merupakan anak korban tampak menangis histeris sambil berteriak memanggil ibunya. Namun, tidak terlihat upaya warga sekitar untuk menghentikan tindakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik setelah video tersebut diunggah oleh akun media sosial Info Labuan Bajo. Hingga kini, video tersebut telah ditonton ribuan kali dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Baca Juga:  Soal Kasus Korupsi Irigasi Wae Kaca, Inspektorat Datangi Kejaksaan untuk Ungkap Kerugian Negara

Sejumlah warganet mengecam keras tindakan pria tersebut dan menilai perbuatannya melanggar hukum. Akun Paskalina Jesika menuliskan komentar yang menyoroti kondisi anak korban. “Kasihan anaknya yang menangis. Kalau pun dia mencuri, bisa dibicarakan baik-baik atau dilaporkan ke polisi. Jangan main hakim sendiri,” tulisnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA