Fatinci juga menyinggung bantuan kolam bioflok yang sedang dibangun di desa tersebut. “Di Desa Watu Nggelek terdapat enam kolam bioflok yang saat ini progres pembangunannya sekitar 60 persen. Kami berharap pembangunannya segera selesai agar bisa dimanfaatkan sebagai sumber ikan berkelanjutan,” kata dia.
Menurut Fatinci, bantuan kolam bioflok di Manggarai Barat tersebar di dua lokasi dengan total 12 kolam. Enam kolam di Kelurahan Wae Kelambu telah rampung, sementara enam kolam lainnya masih dalam tahap pengerjaan di Desa Watu Nggelek.
Kepala Desa Watu Nggelek Ismail Nuratin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ahmad Yohan dan jajaran pemerintah daerah. Ia menilai sosialisasi GEMARI-KAN memberi manfaat langsung bagi warga desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sosialisasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi keluarga sekaligus mendorong pengembangan potensi perikanan desa,” kata Ismail.
Kegiatan sosialisasi GEMARI-KAN tersebut disambut antusias oleh warga. Pemerintah daerah berharap program ini dapat mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menuju makanan bergizi seimbang serta berkontribusi pada penurunan angka stunting di Desa Watu Nggelek.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







