INFOLABUANBAJO.ID – Maraknya praktik rentenir berkedok koperasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sorotan serius pemerintah pusat. Bahkan, bunga pinjaman yang ditawarkan disebut-sebut bisa mencapai 40 hingga 60 persen, membebani masyarakat kecil.
Hal ini diungkapkan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Pasir Panjang, Kepulauan Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (29/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Maman didampingi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta jajaran PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Agenda utama mereka adalah meninjau langsung pelaksanaan program pembiayaan ultra mikro melalui PNM Mekaar, sekaligus mendengar kondisi riil masyarakat di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun di balik agenda tersebut, isu rentenir justru mencuat sebagai persoalan krusial.
“Sekarang ini ramai sekali soal rentenir, pemilik koperasi yang tidak berbadan hukum, dan bunga besar. Saya dengar itu sampai 40 persen, 50 persen, bahkan lebih dari 60 persen,” ungkap Menteri Maman.
Menurutnya, tingginya praktik rentenir menjadi tanda bahwa akses pembiayaan formal bagi masyarakat kecil masih sangat terbatas, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Manggarai Barat.
Rentenir Jadi “Jebakan” Masyarakat Kecil
Menteri Maman menilai, masyarakat kecil—terutama pelaku usaha ultra mikro—sering kali tidak memiliki pilihan selain meminjam kepada rentenir karena prosesnya cepat dan tanpa syarat rumit.
Namun, di balik kemudahan itu, mereka justru terjebak dalam lingkaran utang dengan bunga tinggi yang sulit dilunasi.
Fenomena ini, kata dia, menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kementerian UMKM untuk memperluas akses pembiayaan yang legal, aman, dan terjangkau.
“Banyaknya rentenir ini juga menjadi evaluasi bagi kementerian saya. Ini catatan khusus agar kita terus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
PNM Mekaar Jadi Alternatif Lawan Rentenir
Dalam kesempatan itu, Menteri Maman juga menegaskan bahwa kehadiran program PNM Mekaar menjadi salah satu solusi nyata untuk melindungi masyarakat dari jeratan rentenir.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






