Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

INFOLABUANBAJO.ID – Sungguh tragis sekaligus meresahkan aksi bejat yang dilakukan seorang karyawan honorer di Lembor, Manggarai Barat, NTT. NB (53), bukannya jadi panutan, malah menjelma predator bagi anak di bawah umur. Parahnya lagi, aksi kejinya cuma bermodal mie instan.

Peristiwa memilukan itu terjadi Selasa (21/4/2026) siang sekitar pukul 14.00 Wita di sebuah rumah kontrakan di Kampung Wae Nakeng, Desa Poco Rutang. Korban adalah M, bocah perempuan polos yang baru menginjak usia 10 tahun. Ia tengah asyik bermain dengan temannya, O (10), di halaman rumah.

Tersangka NB yang baru pulang kerja masuk ke rumah kontrakannya yang hanya berjarak 3 meter dari lokasi anak-anak bermain. Saat itulah naluri kejamnya muncul. Tanpa malu, ia berdiri di jendela dalam keadaan tanpa baju dan mulai memanggil korban.

Tapi gara-gara korban tak menghiraukan, NB langsung pindah taktik. Dengan muka manis, ia membujuk M dari pintu depan. “Mari sini, nak. Dikasih mie,” begitu kira-kira bujuk rayu murahan yang merayu naluri lapar anak seusia mereka.

Polsek Lembor, IPDA Vinsen H. Bagus, S.I.P., mengungkapkan bahwa korban awalnya enggan. Namun bujukan terus dilontarkan pelaku. “Pelaku memanggil nama korban sembari menawarkan mie instan agar korban mau mendekat,” kata Vinsen, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga:  Terancam Gagal Duduk DPRD, Kader NasDem di Manggarai Timur Tersandung Korupsi Dana Desa

Begitu Dekat, Pintu Langsung Dikunci

Sayangnya, korban yang masih polos langsung terperdaya. Begitu mendekat, NB tidak butuh waktu lama. Tangannya menyambar dan menarik paksa korban masuk ke dalam rumah. Pintu rumah kontrakan itu pun langsung dikunci dari dalam.

Di dapur rumah itulah, bukan mie instan yang diberikan. Pelaku malah melakukan aksi pencabulan. Korban, dengan suara lirih penuh ketakutan, sempat berteriak, “Jangan, sakit!”

Lebih biadap lagi, saat rekan korban, O (10) memanggil dari luar rumah, NB bukannya kapok. Ia malah mengancam akan memukul korban jika berani menyahut panggilan temannya.

Usai Beraksi, Dua Bungkus Mie Jadi Alat Tutup Mulut

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok
Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti
Kronologi Pastor di NTT Diduga Dianiaya Saat Pimpin Misa, Berawal dari Teguran hingga Berujung Pemukulan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:32 WITA

Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WITA

Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral

Berita Terbaru