Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri (Gambar Ilustrasi)

Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID — Seorang petani bernama Darius Genggo, 60 tahun, warga Kampung Lalang, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Sabtu sore, 21 Februari 2026. Polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya akibat tekanan ekonomi dan tagihan utang koperasi harian.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita oleh anak kandungnya, Elsiana Jiana. Saat itu, Elsiana mendatangi sebuah rumah milik warga bernama Adrianus Harun yang sedang kosong karena pemiliknya merantau ke Kalimantan. Di dalam rumah tersebut, ia mendapati ayahnya sudah tergantung pada balok bantal atap seng.

Baca Juga:  4 Alasan Pemilik Kos di Bali Tolak Penyewa Asal NTT, Ini yang Bikin Warga Lokal Resah

“Saksi langsung berteriak meminta pertolongan,” ujar sumber di kepolisian. Warga yang datang kemudian berupaya menurunkan korban dengan melepaskan tali yang terikat. Namun, saat diturunkan, korban sudah tidak bernyawa. Jenazah lalu dibawa ke rumah duka yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Piket SPKT bersama tim identifikasi Polres Manggarai yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Donatus Sare langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sekitar pukul 16.20 Wita. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga menggunakan tali nilon yang disambung dengan rantai pengikat anjing untuk menggantung diri. Tali tersebut diikat pada balok atap dengan ketinggian sekitar 325 sentimeter dari lantai.

Baca Juga:  Ikut di Barisan Massa Demonstran, Mantan Calon Bupati ini Soroti DPRD Manggarai Barat

Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun barang mencurigakan di sekitar lokasi. Pada leher korban terdapat bekas lilitan rantai. Berdasarkan temuan itu, kepolisian sementara menyimpulkan tidak ada indikasi tindak pidana.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA