INFOLABUANBAJO.ID — Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Manggarai Barat, ironi masih dirasakan ratusan warga di pelosok. Sedikitnya 100 rumah di Kampung Kolong dan Kampung Rusing, Dusun Kolong, Desa Lewat, Kecamatan Macang Pacar, hingga kini belum menikmati aliran listrik negara.
Menanggapi permohonan resmi warga terkait pemasangan sambungan listrik baru, pihak PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo memberikan penjelasan mengenai proses dan tahapan yang sedang berjalan.
Manager ULP PLN Labuan Bajo, Virtus Gita Anggara, membenarkan bahwa perwakilan masyarakat Dusun Kolong telah bertemu langsung dengannya untuk mengajukan permintaan perluasan jaringan listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Betul, perwakilan dari Dusun Kolong sudah pernah bertemu dengan saya langsung untuk permintaan perluasan dusun pada 22 September 2025. Usulannya sudah kami teruskan ke PLN UP2K Flores yang langsung membawahi pekerjaan listrik masuk desa-dusun,” jelas Virtus.
Menurutnya, kewenangan teknis pekerjaan perluasan jaringan listrik desa berada di bawah Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores. PLN ULP Labuan Bajo hanya berperan menerima dan meneruskan usulan masyarakat ke unit yang berwenang melakukan perencanaan dan eksekusi teknis.
Virtus menambahkan, rencana survei lokasi oleh UP2K Flores dijadwalkan pada Maret hingga April mendatang. Survei tersebut menjadi tahap awal untuk menilai kelayakan teknis, termasuk kebutuhan pembangunan tiang listrik, jaringan distribusi, hingga kemungkinan penambahan gardu.
“Hasil survei itu nanti menjadi dasar pengajuan usulan perluasan jaringan ke Kementerian ESDM,” ujarnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






