“Obor Mas bukan tidak mau bertanggung jawab. Namun kami menghadapi kendala karena yang bersangkutan belum kooperatif,” kata Andreanus dalam konferensi pers tersebut.
Pihak koperasi juga menegaskan bahwa setiap pengeluaran dana lembaga wajib melalui prosedur internal dan pengawasan auditor sehingga proses penggantian kerugian harus dilakukan sesuai mekanisme resmi.
Karena belum adanya pengakuan dari oknum yang diduga terlibat, manajemen koperasi akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Manggarai Barat.
Penasihat Hukum KSP Kopdit Obor Mas, Marianus Renaldi Laka, mengatakan dugaan penyalahgunaan dana anggota itu disangkakan melanggar Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.
Meski demikian, di tengah proses hukum yang masih berjalan, pihak koperasi akhirnya memutuskan untuk lebih dahulu mengembalikan seluruh dana anggota yang terdampak sebagai bentuk tanggung jawab lembaga kepada nasabah.
Lastry, salah satu nasabah KSP Kopdit Obor Mas yang menyetor uang saham paling banyak di Obor Mas, mengaku mengapresiasi langkah tanggung jawab yang diambil pihak koperasi dengan mengembalikan seluruh dana nasabah yang sebelumnya diduga digelapkan oleh oknum mantan karyawan.
Ia menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen Obor Mas dalam menjaga kepercayaan anggota dan menyelesaikan persoalan secara terbuka serta kekeluargaan.
“Saya secara pribadi mengapresiasi KSP Obor Mas karena sudah bertanggung jawab dan mengembalikan uang kami. Ini membuktikan bahwa Obor Mas masih peduli terhadap anggota dan tidak lepas tangan terhadap masalah yang terjadi,” ujar Lastry.
Meski persoalan telah diselesaikan secara damai dari sisi pengembalian dana, Lastry berharap proses hukum terhadap mantan karyawan berinisial Wulan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku agar memberikan efek jera.
“Kami berharap mantan karyawan atas nama Wulan tetap diproses secara hukum supaya ada efek jera dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya,” katanya.
Lastry juga berharap kasus tersebut menjadi pembelajaran penting bagi manajemen koperasi untuk memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.
“Saya berharap ke depan KSP Obor Mas semakin berkembang pesat, semakin maju, dan tetap menjadi koperasi yang dipercaya masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







