Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOLABUANBAJO.ID – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 15 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama resmi dilantik oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Kamis (7/5/2026) di Aula Setda Kabupaten Manggarai Barat.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah penataan organisasi pemerintahan daerah guna memperkuat pelayanan publik serta percepatan program prioritas pembangunan di Manggarai Barat.

Salah satu posisi yang menjadi perhatian dalam mutasi kali ini yakni pergantian pucuk pimpinan di Dinas Kesehatan. drh. Theresia Primadona Asmon atau yang dikenal dengan sapaan Ney Asmon resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat menggantikan Adrianus Ojo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Gabriel Bagung ditunjuk menduduki jabatan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Adrianus Ojo sendiri mendapat penugasan baru sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Edistasius Endi menegaskan bahwa proses pelantikan dan mutasi jabatan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, rekam jejak, serta kapasitas masing-masing pejabat.

“Jabatan yang saudara emban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati Endi.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Terjadi di Cowang Dereng Labuan Bajo, Asap Hitam Membumbung Dekat Kantor Koperasi Suka Damai

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga soliditas internal organisasi dan membangun budaya kerja yang sehat di lingkungan masing-masing perangkat daerah.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam birokrasi merupakan hal biasa, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik yang memicu perpecahan.

“Jaga tutur kata, jangan memprovokasi dan jangan menciptakan sekat-sekat dalam organisasi. Yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi dan kerja bersama,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya kebersamaan, Bupati Endi juga meminta seluruh pejabat mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelayanan publik. Ia ingin seluruh OPD menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat dan berkualitas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut memberi penekanan khusus terhadap penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik di seluruh perangkat daerah.

“Dengan ditunjuknya saudara-saudari di tempatnya masing-masing, sistem pelayanan berbasis elektronik wajib dilaksanakan secara 100 persen,” katanya.

Tak hanya soal birokrasi, Bupati Endi juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah yang harus segera dijalankan oleh para pejabat yang baru dilantik.

Baca Juga:  PMKRI Labuan Bajo Siap Demonstrasi Besar-besaran Protes Privatisasi Pantai oleh Sejumlah Hotel

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah diminta aktif melakukan jemput bola terhadap masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS agar seluruh warga bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara optimal.

Sementara di sektor pertanian, Pemkab Manggarai Barat menargetkan pengembalian posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan di Nusa Tenggara Timur melalui optimalisasi lahan pertanian dan program cetak sawah.

Pemerintah daerah juga terus mendorong hilirisasi industri, khususnya di sektor pertanian, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Selain itu, penataan pasar tradisional, penguatan sektor pariwisata, hingga penanganan kemiskinan secara kolaboratif turut menjadi fokus utama pemerintah daerah ke depan.

Bupati Endi menegaskan, evaluasi terhadap kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali. Ia menekankan bahwa rotasi jabatan akan sangat ditentukan oleh capaian kinerja masing-masing pejabat.

“Kalau dipandang perlu dirotasi, itu karena kinerja. Saya sangat berharap kita berlomba-lomba menunjukkan kinerja agar rakyat yang kita layani bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan
Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita
Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya
AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi
Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:39 WITA

Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo

Senin, 4 Mei 2026 - 23:11 WITA

Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT (Gambar: Ilustrasi)

Breaking News

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA