Diduga Mobil Milik PT. Sinar Lembor dan PT. Wae Wake Isi BBM Subsidi

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Sejumlah Kendaraan yang Mengantri di SPBU Lembor untuk Mengisi BBM Subsidi. (Foto: Info Labuan Bajo)

Pemandangan Sejumlah Kendaraan yang Mengantri di SPBU Lembor untuk Mengisi BBM Subsidi. (Foto: Info Labuan Bajo)

INFOLABUANBAJO.ID — Sejumlah mobil dump truck berjejer rapi di sepanjang jalan trans Flores tepatnya di titik kampung Daleng, Desa Daleng, Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat-NTT.

Pemandangan ini hampir terjadi tiap waktu, manakala kendaran-kendaran tersebut melakukan antrian untuk mengisi bahan bakar di salah satu stasiun pengisian BBM yang ada di wilayah itu.

Karena merasa penasaran dengan situasi antrian panjang yang kerap terjadi, awak media ini mencoba untuk mewawancarai sejumlah sopir dump truck yang ikut mengantri untuk melakukan pengisian BBM Subsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta mengejutkan terkuak, para sopir ini menyebut jika mereka merupakan sopir dari dua perusahaan yang ada di wilayah Lembor yaitu PT. Sinar Lembor Dan PT. Wae Wake.

Baca Juga:  RSUD Komodo Berbagi, Beri 2 Ekor Sapi Kurban Idul Adha di Masjid Jami Ammar Yaafi Merombok

Kepada Info Labuan Bajo pada Rabu (22/05/2024), sopir kendaraan dari kedua Perusahan ini mengaku menggunakan solar subsidi dan masing-masing mobil memiliki Barcode Pertamina.

Salah seorang yang mengaku sopir dari PT. Sinar Lembor namun enggan menyebutkan namanya mengatakan, “saya sopir Sinar Lembor, pemilik mobil adalah Baba Vinsen. Mobil ini mempunyai Barcode dan saya tidak tahu apakah nanti  mengisi solar subsidi atau tidak subsidi.”

Penuturan serupa juga disampaikan salah satu sopir berinisial A yang mengaku dari PT. Wae Wake yang menggunakan solar Subsidi dan mempunyai Barcode Pertamina.

“Mobil ini pemiliknya adalah Wae Wake memiliki belasan mobil menggunakan solar subsidi dengan jumlah pengisian mencapai Rp. 500.000 setiap kali pengisian dan tidak stabil setiap kali pengisian terkadang di bawah Rp. 500.000. Mobil ini mempunyai Barcode untuk mendapatkan solar subsidi,” ungkap A.

Baca Juga:  Penjelasan Polisi Soal Penemuan Mayat Perempuan di Satarmese Barat

Sementara sopir lain bernama Rino yang ikut mengantri di Pertamina Lembor itu menjelaskan keberadaan kendaraan milik Perusahaan yang mengisi BBM Subsidi ini sangat merugikan masyarakat.

“Saya perihatin juga karena hanya punya satu kendaraan apa lagi kami ini pribumi jadi sangat rugi kalau kami menunggu lama karena ada mobil perusahan yang mengisi solar subsidi,” ungkapnya kesal.

Akibat antrian panjang itu, Rino mengaku tidak bisa beraktifitas dalam seharian.

Berita Terkait

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik
Ironi HUT Manggarai Barat ke 23, Ratusan Rumah di Macang Pacar Belum Tersentuh Listrik PLN
Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo
Anak Sekolah Seberangi Jembatan Darurat, Warganet Soroti Ketimpangan Infrastruktur Manggarai Barat
Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar
Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri
Mini Bus Jurusan Werang-Labuan Bajo Terjun ke Jurang 13 Meter, Begini Penjelasan Polisi
Sikap Tertutup Provinsial SVD Ruteng Picu Spekulasi Publik soal Sengketa Tanah Imam di Labuan Bajo

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:14 WITA

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:41 WITA

Ironi HUT Manggarai Barat ke 23, Ratusan Rumah di Macang Pacar Belum Tersentuh Listrik PLN

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:11 WITA

Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo

Senin, 23 Februari 2026 - 11:42 WITA

Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:03 WITA

Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri

Berita Terbaru