Kejadian tersebut kata Mayo, disebabkan karena tidak ada lampu jalan dan para wisatawan ini mengaku sangat kecewa dan menyesal.
“Sayang sekali memang lampunya gelap. Mereka kan datang dari Spanyol belum tau di daerah Labuan Bajo, mereka cukup kaget karena mereka pikir ini daerah ini cukup aman, cuman sayang sekali diluar ekspektasi mereka harapkan, mereka sangat kecewa. Karena mereka sudah sangat kecewa mereka jadi malas omong jadinya,” ungkap Mayo.
Menurut dia, wisatawan itu merasa waktu liburan mereka banyak terbuang karena mengalami kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi dia merasa kenapa harus terjadi sama saya, waktu saya terbuang. Mereka island trip tiga hari, nanti setelah island trip mereka kembali ke Spanyol. Pagi ini mereka mau trip. Coba bayangkan mereka dengan pincang mereka island trip,” ucapnya.
Luka yang dialami oleh wisatawan asal Spanyol itu cukup parah karena terkena tusukan besi beton yang ada di dalam trotoar. Sang wisatawan pun harus dirawat selama tiga jam di UGD RS Siloam dan disuntik injeksi agar tidak terinfeksi tetanus yang disebabkan dari karatan besi.
“Tau ngga kenapa harus injeksi tetanus, karena di lobang itu ada besi berkarat yang keluar, jadi besi berkarat hantam kaki dia, itu yang dia khawatir. Itu sebabnya mereka harus disuntik tetanus,” beber Mayo.
“Kebayang ngga yang seharusnya mulai hari ini, bangun pagi bisa santai dan tetanus itu pun mereka dalam keadaan wory. Mereka masih cemas juga semoga tidak ada apa-apa saat kembali ke Spanyol,” tambahnya.
Kata Mayo, kalau mau dibilang kecewa, wisatawan itu luar biasa kecewa “cuman tadi dia agak slow.
“Karena udah malas, karena malasnya kelewatan kok gini sih premium, gitu loh,” tandasnya.
Atas peristiwa ini Mayo berharap agar pemerintah daerah Manggarai Barat untuk segera menyikapi lebih serius.
“Saya harap sih ini lebih diperhatikan lagi, walaupun tidak di Sudamala tapi itu adalah bagian dari sisi pemerintah,” harap Mayo.
Menurut dia, pemerintah saat ini untuk jangan berpikir pendek, “harus berpikiran yang panjang. Karena kalau hal ini tidak di take action itu secara langsung akan mempengaruhi dari pada tingkat ekonomi masyarakat setempat,” tandas Mayo.
Mayo menegaskan, jika saja para wisatawan kecewa, “mereka tidak akan datang ke sini lagi.”
“Bagaimana kita mendapatkan income kedepan. Ini adalah salah satu kontribusi. Jadi saya harap di hight light juga dari hal yang kecil. Kita action kan, otomatis bisa dilakukan ke hal-hal yang besar,” tutupnya.
Halaman : 1 2







