Tanggapan Bupati Mabar Soal Turis yang Nyungsep ke Trotoar Berlubang Akibat Tidak Ada Lampu Jalan

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2024 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (Kiri) - Kondisi Trotoar Berlubang di Labuan Bajo (Kanan).

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (Kiri) - Kondisi Trotoar Berlubang di Labuan Bajo (Kanan).

Kejadian tersebut kata Mayo, disebabkan karena tidak ada lampu jalan dan para wisatawan ini mengaku sangat kecewa dan menyesal.

“Sayang sekali memang lampunya gelap. Mereka kan datang dari Spanyol belum tau di daerah Labuan Bajo, mereka cukup kaget karena mereka pikir ini daerah ini cukup aman, cuman sayang sekali diluar ekspektasi mereka harapkan, mereka sangat kecewa. Karena mereka sudah sangat kecewa mereka jadi malas omong jadinya,” ungkap Mayo.

Menurut dia, wisatawan itu merasa waktu liburan mereka banyak terbuang karena mengalami kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi dia merasa kenapa harus terjadi sama saya, waktu saya terbuang. Mereka island trip tiga hari, nanti setelah island trip mereka kembali ke Spanyol. Pagi ini mereka mau trip. Coba bayangkan mereka dengan pincang mereka island trip,” ucapnya.

Luka yang dialami oleh wisatawan asal Spanyol itu cukup parah karena terkena tusukan besi beton yang ada di dalam trotoar. Sang wisatawan pun harus dirawat selama tiga jam di UGD RS Siloam dan disuntik injeksi agar tidak terinfeksi tetanus yang disebabkan dari karatan besi.

Baca Juga:  Syarat Liputan Wartawan ala Forkopimda Manggarai Barat Dinilai Konyol dan Kampungan

“Tau ngga kenapa harus injeksi tetanus, karena di lobang itu ada besi berkarat yang keluar, jadi besi berkarat hantam kaki dia, itu yang dia khawatir. Itu sebabnya mereka harus disuntik tetanus,” beber Mayo.

“Kebayang ngga yang seharusnya mulai hari ini, bangun pagi bisa santai dan tetanus itu pun mereka dalam keadaan wory. Mereka masih cemas juga semoga tidak ada apa-apa saat kembali ke Spanyol,” tambahnya.

Kata Mayo, kalau mau dibilang kecewa, wisatawan itu luar biasa kecewa “cuman tadi dia agak slow.

“Karena udah malas, karena malasnya kelewatan kok gini sih premium, gitu loh,” tandasnya.

Baca Juga:  Sosok Presiden yang Memakai Rok saat Pembukaan KTT WWF di Bali

Atas peristiwa ini Mayo berharap agar pemerintah daerah Manggarai Barat untuk segera menyikapi lebih serius.

“Saya harap sih ini lebih diperhatikan lagi, walaupun tidak di Sudamala tapi itu adalah bagian dari sisi pemerintah,” harap Mayo.

Menurut dia, pemerintah saat ini untuk jangan berpikir pendek, “harus berpikiran yang panjang. Karena kalau hal ini tidak di take action itu secara langsung akan mempengaruhi dari pada tingkat ekonomi masyarakat setempat,” tandas Mayo.

Mayo menegaskan, jika saja para wisatawan kecewa, “mereka tidak akan datang ke sini lagi.”

“Bagaimana kita mendapatkan income kedepan. Ini adalah salah satu kontribusi. Jadi saya harap di hight light juga dari hal yang kecil. Kita action kan, otomatis bisa dilakukan ke hal-hal yang besar,” tutupnya.

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA