Sosok Presiden yang Memakai Rok saat Pembukaan KTT WWF di Bali

- Redaksi

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sang Presiden Fiji itu datang ke ruang utama BICC sekitar pukul 8.30 WITA. Ia langsung menghampiri Presiden Joko Widodo dengan pakaian uniknya. (Foto: Istimewa)

Sang Presiden Fiji itu datang ke ruang utama BICC sekitar pukul 8.30 WITA. Ia langsung menghampiri Presiden Joko Widodo dengan pakaian uniknya. (Foto: Istimewa)

INFOLABUANBAJO.ID — Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke-10 di Bali yang berlangsung International Convention Center (BICC) pada Senin (20/5) menjadi sorotan.

Salah satu peserta KTT WWF di Bali
tersebut yaitu Presiden Fiji Wiliame Maivalili Katonivere mengenakan rok.

Sang Presiden Fiji itu datang ke ruang utama BICC sekitar pukul 8.30 WITA. Ia langsung menghampiri Presiden Joko Widodo dengan pakaian uniknya.

Rok itu dipadu dengan setelan formal berupa jas hitam, kemeja putih, dasi merah, dan sepatu pantofel hitam.

Terlihat sepintas, penampilan Katonivere sama seperti pemimpin-pemimpin negara lainnya. Namun, rok Presiden Fiji yang justru mencuri perhatian.

Rok yang dikenakan Katonivere disebut dengan sulu. Nama terakhir merupakan pakaian tradisional Fiji.

Baca Juga:  Waspada Inilah Kepiting Laut Beracun yang Sebabkan Dua Warga NTT Tewas

Sulu memiliki bentuk rok yang mirip dengan pakaian tradisional Skotlandia. Atau, jika dibandingkan dengan Indonesia, penampakan sulu mirip dengan sarung tapi dengan versi yang lebih pendek.

Tak cuma oleh pria, sulu juga dikenakan oleh wanita Fiji. Konon, sulu telah dikenakan sejak penjajahan pada abad ke-19.

Secara harfiah, ‘sulu’ berarti pakaian atau kain dalam bahasa iTaukei.

Berita Terkait

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga
Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus
Pertamina Langkas di Ruteng Disambar Petir, Dua Nozzle Diduga Meledak
Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:18 WITA

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WITA

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WITA

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

Kamis, 27 November 2025 - 16:11 WITA

Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi

Kamis, 27 November 2025 - 11:35 WITA

Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus

Berita Terbaru