INFOLABUANBAJO.ID – Sejumlah obyek wisata di destinasi super perioritas Labuan Bajo siap memanjakan liburan anda. Salah satunya ialah Goa Batu Cermin yang terletak di jantung kota Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Adapun penjelasan terkait Goa Batu Cermin yang kami rangkum dari berbagai sumber sebagai berikut;
Pertama, Goa Batu Cermin menjadi salah satu obyek wisata yang ditata pemerintah pusat dalam mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua, saat tiba di lokasi anda tidak sampai 10 menit berjalan menyusuri jalan setapak yang dipenuhi pohon bambu berduri itu. Nantinya anda akan diarahkan oleh pemandu untuk mengunjungi terlebih dahulu obyek wisata Batu Payung yang terletak di sisi kiri jalan dengan berjalan sekitar kurang lebih tiga menit. Selepas mengunjungi Batu Payung, para pengunjung kembali menyusuri jalan setapak sekira 100 meter menuju Goa Batu Cermin.
Goa Batu Cermin berada di dalam batuan kapur yang berdiri tegak, menjulang tinggi hingga 75 meter.
Goa yang berada dalam kawasan sekitar 19 hektare ini sesungguhnya telah dibuka dan dijadikan sebagai kawasan wisata bagi masyarakat lokal sejak tahun 1985.
Sejarah
Goa Batu Cermin ini pernah diteliti oleh seorang misionaris yang juga arkeolog dari Belanda, Theodore Verhoven, tahun 1951.
Dari temuan tersebut, Theodore Verhoven berpendapat bahwa Pulau Flores dulunya adalah dasar laut, berdasarkan temuan koral serta fosil satwa laut yang menempel di dinding goa, ungkap Ketua Destinasi Wisata Goa Batu Cermin Jhon Sunggan.
Jhon Sunggan juga memperlihatkan dinding dan langit-langit goa yang berisi fosil ikan, kura-kura, dan terumbu karang. Ini menjadi salah satu daya tarik goa yang selalu dipamerkan kepada wisatawan yang mengunjungi obyek wisata itu.
Tidak hanya fosil yang menjadi daya pikat wisatawan, tetapi ada daya tarik lainnya yakni stalaktit yang menghunjam dari langit goa, serta stalagmit yang mencuat dari lantai goa.
Stalaktit adalah jenis speleothem yang menggantung dari langit-langit gua. Ia termasuk batu tetes, terbentuk dari pengendapan kalsium karbonat dan mineral lainnya yang terendapkan pada larutan mineral. Ketika wisatawan dibawa lebih jauh ke dalam goa, mereka akan mendapati ruang sempit dengan lubang di langit goa. Saat siang hari, cahaya matahari menerobos masuk melalui lubang-lubang pada goa.
Cahaya yang memantul di dinding goa kemudian memantul kembali ke area lain dalam goa sehingga batu goa berperan bak cermin. Refleksi cahaya pun membuat permukaan batu mengkilat, bahkan berwarna keemasan hingga kehijauan.
Fenomena alam itu yang membuat warga setempat menyebutnya sebagai Goa Batu Cermin.
Kini kawasan masuk ke Goa Batu Cermin telah didandani dengan berbagai fasilitas penunjang untuk memanjakan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di timur kota Labuan Bajo itu.
Daya Tarik dan Keunikan Goa Batu Cermin di Labuan Bajo
Goa Batu Cermin Labuan Bajo menyimpan ribuan keindahan yang membuat liburan Anda terasa semakin ‘berwarna’. Penasaran apa saja daya tarik dan keunikan dari Goa Batu Cermin? Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Pemandangan Luar dan Dalam yang Menakjubkan
Dari luar Goa Batu Cermin, Anda bisa melihat pemandangan pepohonan yang rimbun yang dihinggapi berbagai jenis burung dan hewan lain. Melihatnya saja seakan membuat stres dan penat langsung hilang seketika.
Ketika melangkah ke dalam Goa Batu Cermin, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang lebih menakjubkan lagi. Anda pun akan langsung disambut oleh dinding-dinding gua dan bebatuan besar seperti marmer yang terbentuk secara alami. Anda pun akan menemukan beberapa tanaman khas dalam gua yang membuat keindahan Goa Batu Cermin terasa seperti di negeri dongeng.
2. Dinding Gua yang Memantulkan Cahaya
Sudah bukan rahasia bahwa hal utama yang paling menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Goa Batu Cermin adalah karena dinding-dinding gua yang bisa memantulkan cahaya layaknya cermin raksasa yang terbuat dari marmer.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






