Ketum HIPMI Mabar: Pariwisata Labuan Bajo Mesti Dijaga dan Dirawat

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024 - 21:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anjani Trip, bersama HIPMI Mabar Gandeng Pandawara Group Dalam Konfrensi Pers di La Cecile Komodo Labuan Bajo. (Foto: Info Labuan Bajo)

Anjani Trip, bersama HIPMI Mabar Gandeng Pandawara Group Dalam Konfrensi Pers di La Cecile Komodo Labuan Bajo. (Foto: Info Labuan Bajo)

Selain membersihkan sampah di perairan pulau Mesah mereka juga menghadirkan solusi terkait masalah sampah untuk warga Pulau Mesah. Sebanyak 150 karung sampah terkumpul dari aksi yang digelar di perairan pulau Mesah dan lokasi warga Pulau Mesah.

“Kita Menyediakan kapal sampah bagi warga Pulau Mesah. Warga setempat dapat mengumpulkan sampah di Kapal yang telah disediakan dan selanjutnya akan diangkut ke Labuan Bajo,” kata Julio

Selain menyediakan Kapal Sampah, Anjani Trip bersama HIPMI akan menyediakan 25 unit tempat sampah yang akan disalurkan ke beberapa titik di kepulauan dalam kawasan TNK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“25 unit tong sampah di Kawasan TNK yakni pulau Kelor, Mesah, Pink Beach dan Pulau Padar,” tutup Julio

Sementara Pandawara Group yang merupakan komunitas pemuda yang konsen terhadap lingkungan menyampaikan keprihatinan terhadap kebersihan Kawasan TNK.

Baca Juga:  Pulau Padar, Destinasi Wisata Populer di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo

“Kita Prihatin terhadap kondisi kebersihan di Kawasan TNK yang kami kunjungi,” sebut Gilang

Gilang Rahma, mengungkapkan sebagai komunitas pemuda yang berjuang untuk kemerdekaan lingkungan memberikan perhatian luar biasa kepada Labuan Bajo. Apalagi kata Gilang, Labuan Bajo merupakan daerah Pariwisata Super premium.

“Motivasi mengapa Pandawara Group hadir di Labuan Bajo karena Labuan Bajo masuk dalam salah satu daerah pariwisata super prioritas yang ada di Indonesia. keindahan bawa laut Labuan Bajo itu yang melandasi kita bersama Anjani Trip dan team melakukan aksi bersih sampah,” jelas Gilang.

Menurut Gilang, berbicara tentang kebersihan lingkungan itu sendiri tidak bisa dilakukan secara masif apabila tidak ada sinergitas antar pihak:Swasta, Pemerintah dan elemen lainnya.

Baca Juga:  Menpar Widiyanti Klarfikasi Soal Minta Mandi Pakai Air Galon Saat Kunker di Labuan Bajo

“Government harus bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk menangani masalah tersebut. Mungkin teman-teman komunitas yang ada di Labuan Bajo juga bisa mengambil segmen edukasi kepada masyarakat untuk menumbuhkan energi positif terhadap sektor lingkungan.

“Swasta atau Government mesti memfasilitasi sarana atau prasarana pun lewat regulasi yang efektif. Karena kalau yang kita lihat kemarin, masalah yang ada di Pulau Mesah itu sial akses mobilisasi pengangkutan sampah,” tandas Gilang

Gilang berharap, aksi ini terus berlanjut dan sinergitas antar pihak tidak terputus untuk kemerdekaan lingkungan.

Diketahui, aksi sosial Anjani Trip, Pandawa Group dan HIPMI Mabar didukung oleh Sea Familia, La Cecile, Komodo shuttle, Royal Voyage, dan Lexxy Liveaboard. **

Berita Terkait

APMB Tunda Aksi Jilid II Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di TN Komodo, Ini Alasannya
Menjelajahi Pedesaan Flores Bersama Komodo Padar Tour — Keindahan Tersembunyi di Sekitar Labuan Bajo
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya
Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan
Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:59 WITA

APMB Tunda Aksi Jilid II Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di TN Komodo, Ini Alasannya

Sabtu, 25 April 2026 - 14:15 WITA

Menjelajahi Pedesaan Flores Bersama Komodo Padar Tour — Keindahan Tersembunyi di Sekitar Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Selasa, 14 April 2026 - 21:20 WITA

Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 17:39 WITA

Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA