Owens Corning, produsen bahan bangunan besar di Amerika, menghadapi ribuan gugatan akibat produknya yang mengandung asbes. Pada tahun 2000, perusahaan ini mengajukan kebangkrutan sebagai akibat dari beban litigasi mesothelioma yang sangat besar.
Setelah restrukturisasi, mereka membentuk Owens Corning Fibreboard Asbestos Personal Injury Trust, yang hingga kini masih menyalurkan dana kompensasi bagi korban.
5. Kasus U.S. Navy Veterans dan Industri Kapal
Ribuan veteran Angkatan Laut AS juga mengajukan tuntutan hukum setelah didiagnosis menderita mesothelioma. Mereka terkena paparan asbes dari pipa, boiler, dan bahan isolasi yang digunakan di kapal perang.
Meskipun sebagian besar paparan terjadi puluhan tahun sebelumnya, banyak pengacara mesothelioma berhasil memperoleh kompensasi besar bagi para veteran dan keluarga mereka melalui trust fund dan penyelesaian di luar pengadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
6. Kasus Ford Motor Company dan Industri Otomotif
Mesothelioma juga menyerang para mekanik dan pekerja bengkel yang terpapar debu asbes dari kampas rem dan kopling kendaraan. Beberapa kasus besar di pengadilan mengungkap bahwa perusahaan otomotif seperti Ford dan General Motors mengetahui risiko tersebut sejak lama, namun tetap menggunakan bahan asbes.
Dalam beberapa kasus, pengadilan memerintahkan perusahaan membayar ganti rugi jutaan dolar kepada korban.
Kesimpulan
Kasus-kasus besar mesothelioma di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kelalaian industri terhadap keselamatan pekerja dapat berdampak fatal. Dari pabrik asbes hingga galangan kapal dan bengkel otomotif, ribuan orang kehilangan nyawa karena paparan bahan berbahaya ini.
Di sisi lain, keberhasilan para pengacara mesothelioma dalam memperjuangkan hak korban menandai kemajuan besar dalam penegakan hukum dan kesadaran publik akan pentingnya keselamatan kerja dan tanggung jawab perusahaan. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







