Pasokan BBM di Labuan Bajo Kembali Tersendat, Krisis Mingguan Jadi Momok

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang kendaraan di SPBU Wardun, Pasar Baru Labuan Bajo, Selasa pagi (19/8/2025).

Antrean panjang kendaraan di SPBU Wardun, Pasar Baru Labuan Bajo, Selasa pagi (19/8/2025).

INFOLABUANBAJO.ID – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar kembali melanda Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Sejak Sabtu, 16 Agustus 2025, pasokan kedua jenis BBM bersubsidi itu sulit didapat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum, mengganggu aktivitas warga dan operasional pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas tersebut.

Berdasarkan pantauan di SPBU Wardun Pasar Baru, SPBU Prundi Sernaru dan beberapa titik lain hingga Selasa pagi, 19 Agustus 2025, antrean panjang kendaraan menjadi pemandangan lazim. Stok Pertalite dan Solar dilaporkan kerap kosong, memaksa para pengemudi berburu BBM dari satu SPBU ke SPBU lainnya. Kondisi ini disebut mengulang pola yang terjadi nyaris setiap pekan.

Baca Juga:  Aksi May Day di Labuan Bajo: Buruh Merayap Masukkan Surat Pernyataan, Simbol Pintu Aspirasi yang Tertutup?

Seorang pengemudi travel wisata yang enggan disebutkan namanya menyebut kondisi ini sudah seperti “ritual mingguan”. Menurut dia, situasi ini memaksa pelaku usaha mengalokasikan waktu khusus untuk mencari bahan bakar, yang semestinya bisa digunakan untuk melayani wisatawan.

Keluhan senada diungkapkan Rius, seorang warga yang tengah mengantre di SPBU Perundi Sernaru. “Sengsara betul, Om. Setengah mati sekali kita di Labuan Bajo,” katanya pada Selasa pagi. Ia mengatakan kelangkaan sering kali berlangsung selama tiga hingga lima hari dan melumpuhkan hampir seluruh aktivitas.

Penulis : Fons Abun

Editor : R. Nahal

Berita Terkait

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik
Ironi HUT Manggarai Barat ke 23, Ratusan Rumah di Macang Pacar Belum Tersentuh Listrik PLN
Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo
Anak Sekolah Seberangi Jembatan Darurat, Warganet Soroti Ketimpangan Infrastruktur Manggarai Barat
Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar
Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri
Mini Bus Jurusan Werang-Labuan Bajo Terjun ke Jurang 13 Meter, Begini Penjelasan Polisi
Sikap Tertutup Provinsial SVD Ruteng Picu Spekulasi Publik soal Sengketa Tanah Imam di Labuan Bajo

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:14 WITA

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:41 WITA

Ironi HUT Manggarai Barat ke 23, Ratusan Rumah di Macang Pacar Belum Tersentuh Listrik PLN

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:11 WITA

Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo

Senin, 23 Februari 2026 - 11:42 WITA

Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:03 WITA

Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri

Berita Terbaru