INFOLABUANBAJO.ID – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar kembali melanda Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Sejak Sabtu, 16 Agustus 2025, pasokan kedua jenis BBM bersubsidi itu sulit didapat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum, mengganggu aktivitas warga dan operasional pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas tersebut.
Berdasarkan pantauan di SPBU Wardun Pasar Baru, SPBU Prundi Sernaru dan beberapa titik lain hingga Selasa pagi, 19 Agustus 2025, antrean panjang kendaraan menjadi pemandangan lazim. Stok Pertalite dan Solar dilaporkan kerap kosong, memaksa para pengemudi berburu BBM dari satu SPBU ke SPBU lainnya. Kondisi ini disebut mengulang pola yang terjadi nyaris setiap pekan.
Seorang pengemudi travel wisata yang enggan disebutkan namanya menyebut kondisi ini sudah seperti “ritual mingguan”. Menurut dia, situasi ini memaksa pelaku usaha mengalokasikan waktu khusus untuk mencari bahan bakar, yang semestinya bisa digunakan untuk melayani wisatawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan senada diungkapkan Rius, seorang warga yang tengah mengantre di SPBU Perundi Sernaru. “Sengsara betul, Om. Setengah mati sekali kita di Labuan Bajo,” katanya pada Selasa pagi. Ia mengatakan kelangkaan sering kali berlangsung selama tiga hingga lima hari dan melumpuhkan hampir seluruh aktivitas.
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2 Selanjutnya






