Di sisi pemberdayaan ekonomi, perusahaan berencana membuka pintu bagi produk UMKM Labuan Bajo untuk masuk ke dalam gerai. Kolaborasi dengan pemerintah akan dilakukan untuk membina dan menyeleksi produk yang memenuhi standar, seperti izin edar BPOM, P-IRT, sertifikasi halal, dan kemasan yang layak. “Kami juga akan menyediakan ‘Teras Indomaret’ bagi pedagang kecil sesuai ketentuan Indomaret” tambah Williandi.
Gerai ini juga menawarkan produk khas lokal. Kopi yang disajikan di gerai, Yummy Coffee Gold, menggunakan biji kopi yang berasal dari Bajawa, Flores, sebagai bentuk dukungan terhadap komoditas unggulan daerah, Roti Saybread yang merupakan Roti Fresh from the Oven, Sosis Grill dan Yummy Siomay yang Siap Saji.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut baik investasi ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gabriel Bagung, menyatakan kehadiran Indomaret diharapkan tidak sekadar menciptakan persaingan usaha, melainkan menjadi mitra strategis. “Kehadiran Indomaret harus membawa dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah, kata Gabriel, menyoroti tiga ekspektasi utama: manfaat langsung bagi masyarakat, kemitraan nyata dengan UMKM, dan penyerapan tenaga kerja lokal. “Diharapkan ada dampak kepada pelaku UMKM dan berimbas pada penyerapan tenaga-tenaga kerja lokal,” tuturnya.
Meski menyambut baik, pemerintah mengingatkan Indomaret untuk patuh pada regulasi yang berlaku, Gabriel menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan semua pelaku usaha, tanpa terkecuali.
Penulis : Fons Abun
Editor : F.A
Sumber Berita: infolabuanbajo.id
Halaman : 1 2







