Dua Kepala Sekolah di Manggarai Barat Jarang Masuk Sekolah, ASN Terima Gaji Penuh Tanpa Kerja?

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kepala Sekolah di Manggarai Barat Jarang Masuk Sekolah, ASN Terima Gaji Penuh Tanpa Kerja

Dua Kepala Sekolah di Manggarai Barat Jarang Masuk Sekolah, ASN Terima Gaji Penuh Tanpa Kerja

“Kami sangat kecewa. Sudah lebih dari setahun kepala sekolah tidak pernah masuk, akibatnya para guru pun jadi tidak disiplin, dan anak-anaklah yang akhirnya dirugikan,” keluh seorang wali murid.

Para orang tua kini menuntut pencabutan status ASN Marsianus serta pengusutan terhadap gaji yang telah diterimanya. Mereka menilai tindakan tersebut telah mencederai nilai pengabdian dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Kalau ASN lain bisa diberhentikan karena indisipliner, mengapa yang satu ini dibiarkan? Jangan sampai ada kesan pembiaran yang mencederai rasa keadilan,” ujar seorang tokoh masyarakat Sewar.

Cerminan Buruknya Tata Kelola Pendidikan

Dua kasus ini menjadi potret kelam pengelolaan pendidikan dasar di Manggarai Barat, terutama di wilayah pedesaan. Ketidakhadiran kepala sekolah tidak hanya menghambat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mencoreng wajah ASN dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Para orang tua berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Barat segera bertindak tegas terhadap para kepala sekolah yang lalai menjalankan tugasnya. Mereka menilai pengawasan yang lebih ketat dan pemberian sanksi tegas adalah langkah mutlak untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.

Baca Juga:  Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

“Mudah-mudahan setelah persoalan ini menjadi perhatian publik, pemerintah tidak lagi menutup mata. Anak-anak kami berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkas seorang wali murid.

Kasus kepala sekolah yang jarang hadir bukan lagi isu sepele, melainkan persoalan serius yang mengancam kualitas pendidikan di daerah. Baik di SDI Wongkol maupun SDN Sewar, absennya pemimpin sekolah menunjukkan perlunya reformasi manajemen dan penegakan disiplin ASN agar dunia pendidikan tidak terus dirugikan oleh kelalaian oknum.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Guru Datangi Rumah Siswa Sakit, Pastikan Tetap Ikut Ujian AAS 2026
Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit
Rektor Unika St. Paulus Ruteng: Finalis Putra Putri Budaya NTT Bukti Kampus Lahirkan Generasi Berakar Budaya
Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG
Puluhan Pelajar SD dan SMP di Kuwus Manggarai Barat Keracunan Makanan MBG
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
BRI dan Poltek eL Bajo Commodus Siapkan Kartu Mahasiswa Multifungsi yang Juga Berfungsi sebagai Kartu ATM

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:18 WITA

Guru Datangi Rumah Siswa Sakit, Pastikan Tetap Ikut Ujian AAS 2026

Selasa, 21 April 2026 - 10:34 WITA

Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

Senin, 16 Februari 2026 - 22:26 WITA

Rektor Unika St. Paulus Ruteng: Finalis Putra Putri Budaya NTT Bukti Kampus Lahirkan Generasi Berakar Budaya

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:55 WITA

Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:55 WITA

Puluhan Pelajar SD dan SMP di Kuwus Manggarai Barat Keracunan Makanan MBG

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA