Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

INFOLABUANBAJO.ID Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menegaskan komitmennya untuk tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis, 27 November 2025, kampus memberikan apresiasi terbuka kepada korban yang telah berani melapor dan memutus rantai budaya diam.

“Keberanian korban layak dihargai. Laporan yang disampaikan menjadi dasar penting bagi kampus untuk bertindak,” tulis pihak universitas dalam klarifikasi yang ditandatangani Rektor Agustinus Manfred Habur.

Korban Melapor Lewat Layanan Konseling

Kasus ini mengemuka setelah seorang mahasiswi—menggunakan nama samaran Christina—menghubungi layanan psikolog kampus untuk melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dosen berinisial ILS. Kampus menyatakan layanan konseling bersifat rahasia dan tidak tunduk pada intervensi pimpinan.

Baca Juga:  Raco, Guru dan Ranger Pulau Komodo: Mengabdi Tanpa Batas Demi Masa Depan Anak-anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Mobil Presiden Dilempari Batu oleh Ratusan Warga, Kaca Retak dan Bodi Rusak Parah

Psikolog kampus kemudian menilai bukti-bukti yang disampaikan korban dan menyampaikan laporan resmi kepada pengurus yayasan. Dokumen tersebut menjadi dasar bagi kampus mengambil langkah disipliner.

Dosen Diberhentikan

Ketua Yayasan menjatuhkan pembatasan tugas terhadap ILS pada 6 November 2025 sebagai langkah awal pencegahan potensi relasi kuasa. Rapat Yayasan pada 12 November 2025 lalu memutuskan memberhentikan ILS secara penuh.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga
Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus
Pertamina Langkas di Ruteng Disambar Petir, Dua Nozzle Diduga Meledak
Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan
Mayat Gadis Muda di NTT Ditemukan Terjepit Batu Kaki Bukit Wisata, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:18 WITA

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WITA

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WITA

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

Kamis, 27 November 2025 - 16:11 WITA

Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi

Kamis, 27 November 2025 - 11:35 WITA

Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus

Berita Terbaru