Longsor di Manggarai Timur Tewaskan Tiga Orang, Pencarian Terkendala Alat Berat

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Manggarai Timur Tewaskan Tiga Orang, Pencarian Terkendala Alat Berat

Longsor di Manggarai Timur Tewaskan Tiga Orang, Pencarian Terkendala Alat Berat

INFOLABUANBAJO.ID — Bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem melanda Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis sore, 22 Januari 2026. Peristiwa ini menewaskan tiga orang dalam satu keluarga dan hingga hari kedua pencarian, dua korban masih tertimbun material longsor.

Pencarian korban telah berlangsung selama dua hari hingga Sabtu, 24 Januari 2026. Namun, upaya evakuasi belum membuahkan hasil maksimal karena dilakukan secara manual tanpa dukungan alat berat. Luasnya areal longsor dan tebalnya material tanah membuat pencarian dengan tenaga manusia dan alat seadanya berjalan sangat lambat.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsi Sjukur, yang terlibat langsung dalam operasi pencarian pada Jumat, 23 Januari 2026, mengatakan pemerintah daerah tetap melanjutkan upaya pencarian dengan harapan kondisi cuaca membaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Besar harapan besok korban yang tertimbun bisa kita temukan. Kita juga berharap logistik, alat berat, dan kebutuhan lain segera tiba di lokasi,” kata Tarsi di lokasi bencana.

Pada hari kedua pencarian, hujan tidak turun. Namun, alat berat yang sangat dibutuhkan belum juga tiba di lokasi. Tarsi mengakui bahwa pencarian manual tidak memberikan hasil optimal.

“Saya berharap besok alat berat sudah sampai sehingga pencarian bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Tambah 30 Rangkaian Baru KRL Jabodetabek, Wujud Transportasi Publik Aman dan Modern

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur, Agus Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengupayakan penggunaan excavator milik mitra swasta di wilayah Benteng Jawa.

“Posisi alat berada di Desa Compang Mekar dan akan rolling ke Desa Goreng Meni. Jaraknya tidak bisa dilihat hanya dari peta karena waktu tempuhnya bisa seharian,” kata Agus saat dihubungi, Minggu pagi.

Menurut Agus, kendala utama pengoperasian alat berat adalah kebutuhan bahan bakar yang besar, mencapai lebih dari 1.000 liter BBM. Selain itu, excavator tidak dapat diangkut menggunakan kendaraan sehingga harus bergerak dengan berjalan sendiri.

“Sebenarnya alat berat sudah tersedia sejak awal pencarian, tapi butuh persiapan teknis dan logistik yang tidak sedikit,” ujarnya.

Agus menambahkan, excavator tersebut direncanakan mulai bergerak menuju lokasi bencana pada Minggu siang. “Kami berharap besok sudah bisa digunakan di lokasi,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Manggarai Barat, BPBD Manggarai Timur, Polres Manggarai Timur, Brimob Manggarai, Koramil Lamba Leda, tenaga kesehatan, aparat desa, serta sekitar 50 warga setempat.

“Untuk teknis pencarian, Basarnas tentu lebih memahami. Tim sudah berada di lokasi sejak hari pertama,” kata Agus.

Baca Juga:  Mantan Ketua Partai NasDem NTT Dilaporkan Hilang Dalam Tragedi Tenggelam Kapal

Berdasarkan laporan Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WITA ketika tebing perbukitan runtuh dan menimpa rumah milik Konradus Lasa di Kampung Tuwa. Konradus dan istrinya, Albina Ria (47), serta anaknya, Apri Nikolaus Acan, sempat dievakuasi. Namun Albina meninggal dunia saat mendapat perawatan di Puskesmas Benteng Jawa.

Dua anggota keluarga lainnya, yakni Theresia Resem (47), saudara kandung Konradus, dan Yustina Mira (19), anak ketiga Konradus, hingga kini masih tertimbun.

“Total korban meninggal dunia menjadi tiga orang, semuanya satu keluarga,” kata Vitalis.

Selain korban jiwa, longsor memaksa ratusan warga mengungsi. Sebanyak 90 kepala keluarga dari Dusun Sosor Alo dan 137 kepala keluarga dari Dusun Buru Pote mengungsi ke Kampung Rentung. Bencana ini juga merusak puluhan hektare sawah, kebun kopi, serta menimbun hewan ternak milik warga.

Pemerintah daerah telah membuka posko kesehatan di Pustu Goreng Meni dengan dukungan tenaga medis dan obat-obatan. Logistik darurat berupa beras, makanan siap saji, terpal, air minum kemasan, dan perlengkapan tidur juga telah disalurkan. Posko bantuan dibuka di Dinas Sosial Manggarai Timur untuk menampung donasi dari aparatur sipil negara dan masyarakat.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA