INFOLABUANBAJO.ID – Nama Emiliana Helni kini tengah menjadi sorotan publik di wilayah Manggarai Raya, Nusa Tenggara Timur. Sosok yang diketahui berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD) di Ruteng itu ramai diperbincangkan, bukan karena kiprahnya di dunia pendidikan, melainkan karena dugaan aktivitas sebagai rentenir hingga kasus hukum yang menjeratnya.
Berdasarkan penelusuran, Emiliana Helni diduga kerap membagikan informasi terkait nasabah pinjaman di akun media sosial Facebook miliknya. Dalam sejumlah unggahan, ia bahkan disebut membagikan data pribadi peminjam, foto, hingga bukti kwitansi pinjaman.
Tak hanya itu, beberapa postingan tersebut juga disertai kata-kata kasar dan bernada menghina terhadap nasabah yang mengalami keterlambatan pembayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah sumber menyebut, Emiliana berdalih, tindakan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan dengan nasabah. Ia menyebut bahwa peminjam telah menyetujui konsekuensi untuk diviralkan jika tidak mampu melunasi pinjaman sesuai perjanjian. Kesepakatan itu bahkan disebut dibuat dalam bentuk video.
Namun, praktik tersebut justru memicu sejumlah persoalan hukum. Beberapa kasus terkait utang piutang yang melibatkan Emiliana disebut telah bergulir ke ranah hukum.
Di tengah sorotan tersebut, Emiliana Helni kembali tersandung kasus lain. Ia dilaporkan ke Polres Manggarai Barat atas dugaan penghinaan terhadap seorang wartawan media online Info Labuan Bajo, Remi Nahal.
Laporan tersebut bermula dari upaya konfirmasi yang dilakukan korban terkait unggahan viral di media sosial, Jumat (17/4/2026) malam.
Alih-alih memberikan klarifikasi, komunikasi yang terjadi melalui WhatsApp justru berujung pada percakapan bernada panas. Emiliana diduga melontarkan sejumlah kalimat yang dinilai merendahkan profesi wartawan.
Dalam percakapan itu, korban mengaku telah memperkenalkan diri secara resmi dan menyampaikan tujuan konfirmasi. Namun respons yang diterima justru di luar dugaan.
Beberapa pernyataan Emiliana dalam chat tersebut dinilai tidak pantas, di antaranya menyebut wartawan sebagai “kurang kerjaan”, hingga merendahkan kemampuan intelektual korban.
Tak berhenti di situ, dugaan penghinaan juga kembali muncul melalui unggahan di media sosial Facebook. Dalam postingan yang beredar, Emiliana disebut menyinggung wartawan dengan kalimat bernada sindiran dan merendahkan.
Ia bahkan diduga menyebut wartawan kalah debat saat wawancara dan mengaitkannya dengan munculnya pemberitaan terkait dugaan penghinaan.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Sebagian mendukung, namun tidak sedikit yang menilai pernyataan itu tidak pantas, terlebih ditujukan kepada profesi jurnalis.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







