INFOLABUANBAJO.ID – Dugaan penghinaan terhadap wartawan kembali mencuat di media sosial. Akun Facebook atas nama Emiliana Helni diduga kembali melontarkan pernyataan bernada merendahkan terhadap wartawan media Info Labuan Bajo, Remi Nahal
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, akun tersebut memposting dan mengomentari sejumlah pernyataan yang menyindir kerja jurnalistik seorang wartawan. Dalam unggahannya, Emiliana Helni diduga menyebut wartawan “kalah debat saat wawancara” dan menyinggung bahwa isu penghinaan serta perendahan martabat sengaja diangkat karena kalah argumen.
“Memang heboh kalau guru lebih pintar dari pewawancara, hahaa karena kalah debat mulai naik isu penghinaan dan merendahkan martabat, kawe seng ko? Jujur saya banting 100 juta sumbang kau miskin, acuuu bangsat,” tulis Emiliana dalam postingannya tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara dipostingan lainnya, Emiliana menulis,” Kalah debat saat wawancara, pewawancara langsung malu, dan kasi naik berita isu, ibu guru ruteng 2 tersandung kasus fitnah dan merendahkan, ngoeng dehau ga eta mai golo hau ko? Ngo cuung botek lau bali danong ko Memikkk,” tulis Emiliana.
Tak hanya itu, dalam kolom komentar, akun yang sama juga kembali menuliskan kalimat bernada serupa. Ia menyebut bahwa persoalan tersebut muncul karena wartawan kalah dalam perdebatan, sehingga kemudian berkembang menjadi isu penghinaan.
Di kolom komentar, halaman Facebook Info Labuan Bajo, Emiliana Helni menulis,” kalah debat dengan ibu guru pintar wartawan remi lalu isu penghinnaan dan merendahkan.”
Di komentar lain, ia juga menulis,” kalah debag di Chat WA naik kasus fitnah n merendahkan malu deh. Co neng tara pintar baiim hahahha kau hrs lebih pintar dari saya.”
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Sejumlah pengguna Facebook terlihat ikut berkomentar, ada yang mendukung, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan sikap dan pernyataan yang dianggap tidak pantas, terlebih jika ditujukan kepada profesi wartawan.
Tangkapan layar postingan Emiliana ini juga menyebar di sejumlah grup WhatsApp memunculkan ragam tanggapan dan reaksi anggota grup.
Sementara itu, pihak Info Labuan Bajo melalui akun resminya juga sempat menanggapi di kolom komentar dengan mempertanyakan alasan dihapusnya beberapa unggahan itu sebelumnya, namun Emiliana tidak menjawab.
Remi Nahal Info Labuan Bajo menyesalkan unggahan di media sosial yang diduga kembali dilakukan oleh Emiliana Helni karena dinilai mengandung pernyataan bernada merendahkan dan menghina profesi jurnalis.
Ia menegaskan bahwa sebagai insan pers, mereka bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik serta prinsip profesionalitas dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Pernyataan seperti yang beredar tersebut tidak hanya mencederai kehormatan pribadi, tetapi juga merusak marwah profesi wartawan,” kata Remi.
Remi Nahal juga menilai unggahan itu patut diduga sebagai bentuk penghinaan yang berulang. Karena itu, mereka berencana membawa bukti postingan terbaru tersebut ke Polres Manggarai Barat.
Langkah ini dilakukan sebagai bukti tambahan untuk melengkapi laporan sebelumnya yang telah lebih dulu diajukan.
Remi berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif dan transparan. Mereka juga mengimbau semua pihak agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” tutup Remi.
Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran sebelumnya telah muncul laporan dugaan penghinaan yang melibatkan pihak yang sama. Munculnya kembali pernyataan di media sosial ini dinilai dapat memperkeruh situasi dan berpotensi memperpanjang persoalan hukum yang tengah berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Emiliana Helni terkait unggahan terbaru tersebut. Sementara itu, pihak terkait diharapkan dapat menindaklanjuti persoalan ini secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi







