Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG

Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG

 

INFOLABUANBAJO.ID — Perayaan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari 2026 tak hanya diisi seremoni dan pidato. Aliansi Jurnalis Manggarai Barat (AJ-Mabar) memilih cara berbeda: mengunjungi sebuah sekolah dasar di poros selatan Labuan Bajo yang kerap luput dari perhatian, SDI Macang Tanggar.

Sekolah itu berada sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Secara jarak, angka tersebut terdengar dekat. Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Jalan menuju sekolah itu rusak parah, berbatu, dan berlumpur saat hujan turun. Kendaraan roda dua pun harus ekstra hati-hati melintasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di musim penghujan, akses ke SDI Macang Tanggar berubah menjadi tantangan harian. Anak-anak terpaksa berjalan kaki sejauh kurang lebih dua kilometer menuju sekolah. Tak jarang mereka melepas alas kaki agar sepatu tak rusak oleh lumpur tebal. Seragam putih merah yang bersih dari rumah, setiba di sekolah, sering sudah ternoda tanah.
Namun kondisi itu tak menyurutkan semangat belajar mereka.

“Kami mau sekali menikmati makan bergizi gratis seperti anak-anak lain,” ujar Laras, siswi kelas V, dengan suara pelan namun tegas.

Kalimat sederhana itu menyiratkan kerinduan yang lebih besar: keinginan untuk diperlakukan setara.

Baca Juga:  BRI dan Poltek eL Bajo Commodus Siapkan Kartu Mahasiswa Multifungsi yang Juga Berfungsi sebagai Kartu ATM

Sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan pemerintah pusat sebagai bagian dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto, sejumlah sekolah di wilayah Manggarai Barat mulai merasakan manfaatnya. Program itu digadang-gadang menjadi upaya strategis memperbaiki gizi anak dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Namun SDI Macang Tanggar belum termasuk dalam daftar penerima. Salah satu penyebabnya diduga karena sulitnya akses distribusi akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.

Padahal sekolah ini bukan sekolah baru. Ia tercatat sebagai salah satu sekolah dasar tertua di poros selatan Labuan Bajo. Ironisnya, usia panjang itu tak sebanding dengan perhatian pembangunan yang diterima.

Para guru di sekolah tersebut pun menghadapi tantangan serupa. Mereka harus berjibaku dengan cuaca dan medan setiap hari. Ketika hujan deras mengguyur, perjalanan menuju sekolah menjadi lebih berat. Kendati demikian, proses belajar mengajar tetap berlangsung.

Minimnya infrastruktur bukan hanya soal kenyamanan, melainkan menyangkut hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan layanan pendukungnya. Tanpa jalan yang memadai, distribusi program seperti MBG tersendat. Akibatnya, anak-anak di sekolah terpencil yang justru membutuhkan asupan gizi tambahan, kembali tertinggal.

Baca Juga:  Miris! Beginilah Kondisi SDN di  Manggarai Barat yang Ditinggal Kepsek Selama 1 Tahun 4 Bulan

Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang pemerataan. Bagaimana mungkin sekolah yang hanya berjarak 10 kilometer dari pusat kota justru mengalami keterisolasian Mengapa akses dasar belum juga dibenahi, padahal Labuan Bajo telah menyandang status destinasi super prioritas nasional?

Di satu sisi, geliat pembangunan sektor pariwisata terus digenjot. Hotel-hotel bertaraf internasional berdiri megah. Jalan menuju kawasan wisata diperhalus. Namun di sisi lain, anak-anak di SDI Macang Tanggar masih menapaki jalan tanah untuk menjemput pendidikan.

Perayaan Hari Pers Nasional kali ini menjadi momentum refleksi bagi AJ-Mabar. Kehadiran mereka di sekolah tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan upaya mengetuk kesadaran publik dan pemerintah daerah.

Masih adakah harapan bagi siswa-siswi SDI Macang Tanggara untuk menikmati program MBG seperti sekolah lain? Masih adakah keadilan infrastruktur bagi mereka yang tinggal di pinggir sorotan pembangunan?

Pertanyaan-pertanyaan itu kini menggantung di atas jalan berbatu yang saban hari dilalui Laras dan teman-temannya. Mereka mungkin tak memahami istilah pemerataan pembangunan atau prioritas anggaran. Yang mereka tahu hanya satu: mereka ingin belajar dengan perut kenyang, seperti anak-anak lain.

Di ujung jalan yang rusak itu, harapan tetap menyala. Namun harapan, pada akhirnya, membutuhkan keputusan dan keberpihakan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Puluhan Pelajar SD dan SMP di Kuwus Manggarai Barat Keracunan Makanan MBG
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
BRI dan Poltek eL Bajo Commodus Siapkan Kartu Mahasiswa Multifungsi yang Juga Berfungsi sebagai Kartu ATM
Fakta Mencengangkan di NTT: Siswi SMP Kelas II Akui Telah Berhubungan Seksual dengan 32 Laki-laki
Ketua Komite SDI Wongkol: Nama Kepala Sekolah Ada, Tapi Orangnya Tidak Pernah Datang
Dua Kepala Sekolah di Manggarai Barat Jarang Masuk Sekolah, ASN Terima Gaji Penuh Tanpa Kerja?
Lagi, Kepala SDI di Welak Disebut Jarang Hadir di Sekolah, Ortu Murid & Ketua Komite Bongkar Kelakuan Sang Kepsek

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:55 WITA

Ironi Labuan Bajo: Hotel Mewah Berdiri, Siswa SDI Macang Tanggar Berjalan Tanpa Alas Kaki dan Tanpa MBG

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:55 WITA

Puluhan Pelajar SD dan SMP di Kuwus Manggarai Barat Keracunan Makanan MBG

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WITA

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

Kamis, 27 November 2025 - 16:11 WITA

Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:22 WITA

BRI dan Poltek eL Bajo Commodus Siapkan Kartu Mahasiswa Multifungsi yang Juga Berfungsi sebagai Kartu ATM

Berita Terbaru