INFOLABUANBAJO.ID — Ketegangan agraria kembali mengemuka di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Warga Kampung Wae Togo, Desa Watu Waja, Kecamatan Lembor Selatan, mengaku kian resah setelah proses hukum atas pembongkaran tiga rumah pada 15 November 2025 belum juga menunjukkan titik terang. Di tengah penyelidikan yang berjalan lamban, sekelompok warga dari Kampung Pela justru mendatangi lokasi dan melakukan pengukuran lahan yang disengketakan.
Pengukuran itu berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Kegiatan dipimpin Ketua Gendang Pela, Raimundus Labut, dan didampingi aparat Bhabinkamtibmas. Warga Pela mengklaim lahan tersebut sebagai bagian dari tanah ulayat mereka. Bagi warga Wae Togo, langkah ini bukan sekadar pengukuran, melainkan sinyal eskalasi konflik baru.
Sebab, laporan dugaan pengrusakan rumah masih bergulir di Polres Manggarai Barat. Hingga lebih dari tiga bulan sejak kejadian, belum ada penetapan tersangka. Polisi juga disebut belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga korban mempertanyakan keseriusan penanganan perkara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa bermula pada 15 November 2025 sekitar pukul 11.00 Wita. Puluhan warga Kampung Pela mendatangi permukiman Wae Togo. Tiga rumah milik Pius Hadun, Raimundus Ronda, dan Ignasius Ransung dibongkar. Rumah Pius yang masih tahap pembangunan diratakan, materialnya dibakar. Dua rumah lain mengalami nasib serupa.
“Rumah kami dirusak di depan aparat. Kami diminta tidak melawan, lalu material dibakar,” kata Pius Hadun, 75 tahun, tokoh adat Wae Togo.
Dalam kericuhan itu, Margareta—istri Ignasius Ransung—yang baru pulang dari rumah sakit dalam kondisi sakit, dipaksa keluar sebelum rumahnya dihancurkan. Sejak saat itu para korban hidup tanpa tempat tinggal tetap dan mengaku mengalami trauma.
Sehari setelah kejadian, korban melapor dengan nomor LP/B/187/XI/SPKT/Polres Mabar/Polda NTT. Mereka meminta perlindungan hukum karena merasa terancam. Namun hingga kini, proses hukum belum menghasilkan kepastian.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






