Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Ini bagian paling memilukan sekaligus mengungkap betapa liciknya otak pelaku. Usai menyalurkan nafsu bejatnya, NB akhirnya memberikan dua bungkus mie instan kepada M. Ya, hanya dua bungkus mie murahan yang harganya tak sampai belasan ribu, tapi dipakai untuk mengganti trauma seumur hidup anak itu.

Barulah kejadian ini terungkap pada Kamis (23/4/2026), ketika korban menceritakan semuanya kepada temannya yang lain, V (10). Cerita V sampai ke ayahnya, lalu bergulir ke telinga kakek korban. Malam itu juga, ibu korban melapor ke Polsek Lembor.

Polisi pun bergerak cepat. Kapolsek menyebut laporan polisi nomor LP/B/22/7/2026/SPKT Polsek Lembor terbit pada pukul 22.05 Wita. Tak butuh waktu lama, NB langsung diamankan dan ditahan.

Sisa 23 Bungkus Mie Disita Jadi Barang Bukti

Yang bikin geleng-geleng kepala, selain pakaian korban dan pelaku, polisi turut mengamankan 23 bungkus mie instan sisa dari rumah pelaku. Mie-mie inilah yang diduga menjadi ‘senjata’ manis pelaku untuk memburu korbannya.

Polisi yang tak main-main sudah memeriksa delapan orang saksi, seorang ahli, hingga melakukan visum pada korban. Atas perbuatan biadabnya, NB dijerat Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ia terancam hukuman penjara hingga sembilan tahun.

Sejak Kamis (30/4/2026) pukul 12.30 Wita, NB resmi menghuni sel tahanan Rutan Polres Manggarai Barat untuk 20 hari ke depan.

Baca Juga:  Dua Warga Asal NTT Babak Belur Dihajar Massa Gegara Nekat Curi Sepeda Motor Honda Beat

“Fokus kami saat ini adalah melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke JPU agar korban segera mendapatkan keadilan,” tegas Kapolsek Vinsen.

Redaksi Tribun menilai, kasus ini jadi alarm keras bagi orang tua di Manggarai Barat dan sekitarnya. Siapa sangka sosok yang dikenal sebagai honorer di lingkungan sekitar bisa berubah jadi ancaman serius. Dan lagi-lagi, makanan ringan sepele seperti mie instan, bisa jadi ‘ranjau’ bagi anak-anak kita. Harus ada pengawasan ekstra dan edukasi pada anak untuk tak mudah percaya dengan bujukan siapa pun—bahkan tetangga atau orang yang dikenal sekalipun.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok
Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti
Kronologi Pastor di NTT Diduga Dianiaya Saat Pimpin Misa, Berawal dari Teguran hingga Berujung Pemukulan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:32 WITA

Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WITA

Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral

Berita Terbaru