INFOLABUANBAJO.ID — Upaya pemberantasan narkotika di kawasan pariwisata super premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Manggarai Barat berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang pemuda yang diduga terlibat.
Kedua pelaku berinisial DI (28) dan AM (28) ditangkap di Gang Rate Waenahi, Kelurahan Gorontalo, Kecamatan Komodo, pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif aparat kepolisian yang telah berlangsung selama hampir empat bulan.
Kasat Resnarkoba Polres Manggarai Barat, AKP Matheos A.D. Siok, SH, mengungkapkan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah terhadap dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah Waenahi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Informasi dari masyarakat menjadi pintu masuk bagi kami untuk melakukan penyelidikan. Anggota kami kami kerahkan untuk mendalami aktivitas mencurigakan sejak awal tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).
Setelah mengantongi cukup bukti, petugas langsung melakukan penyergapan terhadap kedua pelaku. Saat ditangkap, DI dan AM tidak melakukan perlawanan.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam kotak rokok merek Sampoerna, yang diduga menjadi modus pelaku untuk mengelabui aparat.
“Barang bukti ditemukan tersembunyi dalam kotak rokok. Ini salah satu cara pelaku untuk menghindari kecurigaan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pelaku mengakui bahwa narkotika tersebut merupakan milik mereka bersama. Mereka juga mengaku telah mengonsumsi sabu sebanyak empat kali sejak Maret 2026.
Untuk memastikan jenis barang bukti, polisi mengirimkan sampel kristal tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa barang tersebut positif mengandung metamfetamin, zat aktif dalam narkotika jenis sabu.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







