BREAKING NEWS: Rumah Tuan Pesta di Labuan Bajo Diserang Sejumlah Orang Tak Dikenal Hingga Ada yang Jadi Korban

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2024 - 04:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOLABUANBAJO.ID — Dua rumah milik warga Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Labuan Bajo diserang sejumlah orang tak dikenal usai acara pesta pernikahan pada Rabu 26 Juni 2023 sekitar pukul 2.30 wita.

Penyerangan dengan melempar batu dan kayu ini dilakukan secara brutal hingga menyebabkan kerusakan rumah dan sejumlah orang mengalami luka-luka termasuk anggota Polres Manggarai Barat yang datang mengamankan kejadian.

Yohanes Jehamat, salah satu pemilik rumah yang diserang oleh orang tak dikenal tersebut menjelaskan, posisi mereka bersama pihak keluarga dari mempelai pria sedang duduk bersama di dalam rumah dan gerbang sudah dalam kondisi ditutup tiba-tiba mereka diserang dari luar dengan lemparan batu dan kayu secara beruntun.

“Kami tidak pernah bayangkan ada penyerangan dari luar. Pintu gerbang saya memang dalam posisi tutup, dan tidak digembok. Ada lemparan batu sehingga yang di dalam itu stay. Saya sempat pakai helm untuk melindungi kepala. Ada lemparan batu ternyata ada dua korban dewasa. Termasuk adik saya,” ungkap Yohanes.

Baca Juga:  Kios Dibobol, IRT di Manggarai Rugi Rp18 Juta, Kain Songke hingga Sopi Raib Digondol Maling: Pelaku Ditangkap Polisi

Ia menjelaskan aksi penyerangan tersebut tidak diketahui siapa pelakunya karena penyerangan dilakukan dari luar rumah.

“Jendela kaca ada yang bolong, dinding juga. Dan kita tidak tau juga atap rumah,” bebernya.

Menurut dia aksi penyerangan itu berlangsung selama kurang lebih selama 10 hingga 20 menit.

Peristiwa penyerangan ini kata Yohanes Jehamat sudah dilaporan ke polisi untuk mengusut para pelaku.

“Sudah mengkonfirmasi ke pihak polisian. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tuturnya.

Berita Terkait

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti
Kronologi Pastor di NTT Diduga Dianiaya Saat Pimpin Misa, Berawal dari Teguran hingga Berujung Pemukulan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Kamis, 30 April 2026 - 20:40 WITA

Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WITA

Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral

Berita Terbaru