ETMC Batal Gelar Di Labuan Bajo, Logam Singgung Mulut Besar dr. Weng dan Minta Ketua Askab Mundur

- Redaksi

Jumat, 13 September 2024 - 17:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETMC Batal Gelar Di Labuan Bajo, Logam Singgung Mulut Besar dr. Weng dan Minta Ketua Askab Mundur

ETMC Batal Gelar Di Labuan Bajo, Logam Singgung Mulut Besar dr. Weng dan Minta Ketua Askab Mundur

INFOLABUANBAJO.ID —Perhelatan Liga III ETMC XXXIII di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang semula direncanakan akan berlangsung pada bulan Oktober 2024 akhirnya dibatalkan karena beberapa alasan.

Pembatalan pelaksanaan Liga III ETMC XXXIII di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat merujuk pada surat Askab PSSI Manggarai Barat Nomor 25/Askab PSSI-Mabar/IX/2024 tertanggal 4 September 2024 dengan perihal pemohonan pembatalan pelaksanaan ETMC XXXIII Tahun 2024 di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Asprov PSSI NTT menyatakan pelaksanaan Liga 3 ETMC XXXIII Tahun 2024 yang sedianya dilaksanaskan bulan Oktober 2024 di Labuan Bajo dibatalkan.

Pembatalan pelaksanaan ETMC XXXIII Labuan Bajo tahun 2024 dengan alasan ketidaksiapan Manggarai Barat sebagai tuan rumah, mulai dari ketersediaan anggaran yang kurang hingga fasilitas yang belum mendukung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan tersebut mendapat kritik keras dari Lorens Logam, pemuda asal Manggarai Barat itu sesalkan sikap Pemda dan Askab Mabar yang membatalkan gelarnya turnamen ini di Labuan Bajo.

Baca Juga:  Diduga Larang Masuk ke Pantai, Warga Labuan Bajo Adu Mulut dengan Satpam Hotel Mewah

“Saya kaget dengar berita ini kemarin, kenapa permohonan pembatalan ke Asprov baru sekarang, padahal penunjukan Labuan Bajo (Mabar) sebagai tuan rumah inikan sudah lama, maka dari itu tidak ada alasan lagi untuk membatalkan dengan alasan tidak sehat seperti ini, atau jangan – jangan pengurus Askab dan Pemda Mabar ini sama – sama tidak sehat?” jelasnya

Logam membeberkan soal ketersediaan anggaran daerah yang krisis.

“Inikan alasan yang dibuat – buat sebetulnya, jujur ajalah kita ngomong. Tahun 2022 lalu, kita nggak ikut turnamen ETMC di Lembata karena kendala dana. Lalu hari ini kita undur diri sebagai tuan rumah juga karena kendala dana, padahal tiap tahun PAD kita naik terus. Dulu waktu PAD kita kecil, nggak pernah absen kita mengikuti kompetisi bergengsi ini, kenapa sekarang berbeda gitu? Bagi saya ini soal pilihan kebijakan yang tidak sehat,” ujarnya.

Logam singgung mulut besar dr Weng soal turnamen ETMC Mabar 2024.

“Bulan Juni kemarin, Wabub kita ngomong ke media kalau pemerintah sudah jelas menyediakan dana dan tempat sebagai tuan rumah ETMC di Labuan Bajo. Kalau sekarang faktanya tidak ada dana maka yang disampaikan dr Weng kemarin itu hanya omong kosong belaka.”

“Secara pribadi saya berharap sdra Ketua Askab Mabar segera undur diri dari kepengurusan, biarkan orang – orang yang berkompeten mengurus sepak bola kita. Dampak dari batalnya turnamen ini sangat besar bagi Pemda Mabar, yang pertama sekali soal kemampuan yang minim, kedua pola komunikasi yang tidak sehat (Sangat memalukan), ketiga perekonomian masyarakat terlebih khusus pelaku UMKM. Kalau turnamen ini berjalan saya pastikan perekonomian masyarakat kita cukup meningkat,” tutupnya.

Berita Terkait

Dua Petani Tewas Tersengat! Jebakan Tikus Pakai Arus Listrik Kembali Makan Korban di Persawahan
BREAKING NEWS: Warga Tutup Akses Masuk ke Kawasan Parapuar BOPLBF, Tuntut Ganti Rugi Lahan
Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga
Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:51 WITA

Dua Petani Tewas Tersengat! Jebakan Tikus Pakai Arus Listrik Kembali Makan Korban di Persawahan

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:29 WITA

BREAKING NEWS: Warga Tutup Akses Masuk ke Kawasan Parapuar BOPLBF, Tuntut Ganti Rugi Lahan

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:18 WITA

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Senin, 1 Desember 2025 - 20:59 WITA

Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WITA

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

Berita Terbaru

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri (gambar Ilustrasi)

Hukum & Kriminal

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri

Senin, 8 Des 2025 - 21:49 WITA