INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa penguburan Patung Bunda Maria dan sebuah Alkitab di kampung Nggawut, desa Lawi, kecamatan Kuwus, kabupaten Manggarai Barat menggegerkan media sosial.
Aparat kepolisisan sektor (Polsek) Kuwus langsung menelusuri kejadian yang mengoyak hati umat Katolik itu.
Dalam keterangannya, Kanit Bimas Polsek Kuwus, Bripka Mario, menyebutkan patung Bunda Maria itu milik Bernadus Barus asal kampung Nggawut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilansir Swarantt.net, sebelum Patung ini dikuburkan, kata Bripka Mario, Bernadus Barus telah berkonsultasi dengan Romo Ompi (Pastor di Paroki Katedral Ruteng) dan disarankan untuk dikuburkan.
Minggu lalu mereka ke Ruteng pergi ketemu Romo Ompi untuk konsultasi patung yang rusak ini. Arahan dari Romo Ompi pada saat itu harus dikuburkan,” jelas Bripka Mario.
Pecahnya patung Bunda Maria ini, sebutnya disebabkan karena kena lemparan batu yang awal mulanya terjadi persoalan tanah antara Bernadus Barus dengan seorang warga di wilayah itu.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Swara NTT
Halaman : 1 2 Selanjutnya






