Ketua NU Manggarai Barat, Haji Ishak Muhamad Jabi juga menyampaikan rasa syukurnya atas kolaborasi lintas iman ini.
“Hanya ibadah saja yang menyekat. Kegiatan pembagian daun palem hari ini oleh umat Muslim merupakan kegiatan sosial yang harus kita dukung. Tujuannya agar kita umat beragama, baik Muslim maupun Katolik, selalu hidup berdampingan satu sama lain,” ungkapnya.
Vikaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Manggarai Barat Romo Richardus Manggu menyambut baik kegiatan ini dan menyebutnya sebagai wujud nyata ajaran Yesus Kristus tentang perdamaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerja kolaboratif seperti inilah yang diharapkan untuk membawa perdamaian, sukacita, dan menjadikan Manggarai Barat sebagai rumah bersama yang nyaman dan rukun,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi simbol penting akan toleransi dan kerukunan di Labuan Bajo, khususnya di tengah dinamika masyarakat yang plural. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan lintas iman.
Dengan kegiatan seperti ini, Manggarai Barat kembali menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan kebersamaan adalah jalan menuju kedamaian. ***
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







