Racikan Abdi Negara di Sudut Natas Labar

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Nova Supani, pemilik Kedai Momica.

Maria Nova Supani, pemilik Kedai Momica.

INFOLABUANBAJO.ID – Aroma sangrai kopi Manggarai kelak tak lagi sendirian. Ia akan berpadu dengan gurih kentang goreng yang baru diangkat dari wajan, meruap di antara riuh rendah percakapan warga Ruteng di malam hari. Pemandangan itu menjadi denyut baru di Natas Labar, alun-alun yang telah lama menjadi jantung interaksi sosial di ibu kota Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Di salah satu sudut ruang publik itulah, sebuah gerai mungil bersiap menancapkan kiprahnya. Namanya Kedai Momica. Sejak resmi dibuka pada 4 April lalu, kedai ini perlahan menjadi magnet baru.

Baca Juga:  Mengapa Rokok Ilegal Masih Merajalela di Manggarai Raya, NTT? Ada Apa dengan Bea Cukai?

Di balik mesin kopi dan wajan panasnya, ada sosok yang tak biasa: Maria Nova Supani. Saban hari, perempuan yang akrab disapa Icha ini mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai. Baginya, merintis usaha kuliner bukan sekadar soal meraup laba. Ini adalah panggilan untuk ikut menghidupkan ruang publik yang ia cintai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Natas Labar sekarang adalah ikon, pusat segalanya,” kata Icha kepada infolabuanbajo.id, Jumat 20 Juni 2025. Lapangan yang dulu lengang itu, menurutnya, telah bertransformasi menjadi panggung sosial tempat warga saling sapa dan berbagi cerita. “Sangat strategis.”

Baca Juga:  Amou Haji, Pria yang Dijuluki "Terkotor di Dunia", Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Mandi

Pilihan lokasi itu memang buah dari pengamatan jeli. Icha melihat denyut keramaian Natas Labar yang tak pernah putus, terutama saat senja berganti malam. Ia membayangkan Kedai Momica menjadi titik henti—sebuah tempat singgah yang nyaman bagi keluarga, anak muda, maupun para pegawai yang ingin melepas penat sejenak.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata
Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik
Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya
Ini Alasan Patung dan Salib di Gereja Ditutup Kain Ungu Saat Prapaskah, Ternyata Penuh Makna Mendalam
Perayaan Minggu Palma: Ribuan Umat Katolik Kenang Masuknya Yesus ke Yerusalem
Tak Hanya Komodo! Gereja Katolik di Labuan Bajo Ini Jadi Tempat Cari Ketenangan
5 Peluang Usaha Modal Kecil yang Menjanjikan untuk Anak Muda di Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:15 WITA

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Minggu, 5 April 2026 - 06:08 WITA

Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 4 April 2026 - 11:52 WITA

Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sabtu, 4 April 2026 - 03:53 WITA

Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WITA

Ini Alasan Patung dan Salib di Gereja Ditutup Kain Ungu Saat Prapaskah, Ternyata Penuh Makna Mendalam

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA