Racikan Abdi Negara di Sudut Natas Labar

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Nova Supani, pemilik Kedai Momica.

Maria Nova Supani, pemilik Kedai Momica.

Menu yang ditawarkan pun diracik untuk menjangkau selera lintas generasi. Untuk pengganjal perut, ada kudapan familier seperti Kentang Goreng, Cilog Egg, hingga Sosis Egg. Makanan yang akrab di lidah, teman sempurna untuk bercengkerama.

Namun, daya pikat utamanya justru terletak pada deretan minumannya. Icha tak hanya menyajikan racikan kekinian yang digandrungi kaum milenial seperti Matcha Latte, Milo Spanish Latte, dan Choco Oreo Milk. Ia juga memberi tempat terhormat bagi kopi lokal. Secangkir Kopi Manggarai yang otentik bersanding dengan olahan modern semacam Coffee Spanish Latte. Tak ketinggalan, kesegaran Es Mojito dan aneka Pop Ice disiapkan untuk membasahi kerongkongan.

Baca Juga:  Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

Menjalani peran ganda sebagai abdi negara sekaligus wirausahawan tentu bukan tanpa tantangan. Namun, Icha melihatnya sebagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Jika di kantor ia melayani publik lewat jalur birokrasi, di kedainya ia menyapa warga dengan secangkir kehangatan dan sepiring keramahan.

Dengan berdirinya Kedai Momica, Icha berharap bisa menyumbang satu lagi alasan bagi warga untuk datang dan menikmati Natas Labar. Bukan hanya sebagai latar foto atau trek lari sore, tapi sebagai ruang komunal yang hidup—tempat di mana ide dan tawa bisa lahir dari secangkir kopi. Sebuah babak baru bagi Natas Labar, yang denyutnya kini ikut diracik dari tangan seorang abdi negara.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata
Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik
Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya
Ini Alasan Patung dan Salib di Gereja Ditutup Kain Ungu Saat Prapaskah, Ternyata Penuh Makna Mendalam
Perayaan Minggu Palma: Ribuan Umat Katolik Kenang Masuknya Yesus ke Yerusalem
Tak Hanya Komodo! Gereja Katolik di Labuan Bajo Ini Jadi Tempat Cari Ketenangan
5 Peluang Usaha Modal Kecil yang Menjanjikan untuk Anak Muda di Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:15 WITA

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Minggu, 5 April 2026 - 06:08 WITA

Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 4 April 2026 - 11:52 WITA

Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sabtu, 4 April 2026 - 03:53 WITA

Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WITA

Ini Alasan Patung dan Salib di Gereja Ditutup Kain Ungu Saat Prapaskah, Ternyata Penuh Makna Mendalam

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA