Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

INFOLABUANBAJO.ID — Seorang imam Katolik asal Nusa Tenggara Timur, Romo Patris Allegro, akhirnya angkat bicara terkait pelaporan dirinya ke Polda NTT oleh organisasi masyarakat NTT Bersatu. Laporan tersebut terkait dugaan penistaan agama Katolik yang dituduhkan kepada Romo Patris dalam salah satu pernyataannya di media sosial.

Namun, alih-alih terpancing secara emosional, Romo Patris justru menyampaikan tanggapan tegas namun reflektif. Melalui sebuah pernyataan panjang yang kini beredar luas di berbagai platform digital, ia menyoroti urgensi ketepatan dalam memahami konteks iman, otoritas ajaran, dan struktur gerejawi — khususnya dalam konteks hubungan Katolik dan Protestan.

Baca Juga:  Kades di Manggarai Barat yang Korupsi untuk Judol Tak Punya Aset-Kerugian Negara Rp650 Juta Tak Bisa Dipulihkan

“Debat Iman Bukan Ajang Narsisme”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Romo Patris mengingatkan bahwa ajaran Gereja Katolik tidak lahir dari opini pribadi atau interpretasi bebas, melainkan dari warisan 2000 tahun Tradisi Apostolik yang dijaga melalui Magisterium dan Konsili Ekumenis.

“Pastikan dulu bahwa hasil debat itu akan diterima oleh seluruh umat Protestan di muka bumi,” ujarnya, merujuk pada tantangan debat teologis yang sering dilontarkan kepada dirinya.

Ia mempertanyakan keabsahan wakil dari kubu Protestan yang ingin berdiskusi terbuka: apakah mereka benar-benar mewakili sinode tertentu, aliran mana, dan sejauh mana pernyataan mereka akan dianggap final dan mengikat oleh seluruh komunitas Protestan yang begitu beragam.

Baca Juga:  Labuan Bajo: Belajar dari Bali Menata Keselamatan Pariwisata Super Premium

“Kalau jawabannya tidak pasti, maka mari jujur saja: yang Anda tawarkan bukan debat teologis, tapi debat narsistik,” tulisnya dengan nada kritis namun satir.

Fragmentasi di Tubuh Protestan

Romo Patris juga menyentil persoalan fragmentasi internal dalam denominasi Protestan yang menurutnya menjadi hambatan utama untuk membangun dialog yang bersifat universal dan representatif.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Kenapa Disebut Tri Hari Suci Tapi Dirayakan 4 Hari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kenapa Dolar AS Selalu Dipakai di Seluruh Dunia? Ini 6 Alasan Utamanya

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Minggu, 12 April 2026 - 15:15 WITA

Sosok Anggur Putra Sutar, S.H.: Putra Labuan Bajo dengan Visi Nasional dan Bukti Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 06:08 WITA

Yesus Wafat di Depan Alfamart, Jalan Salib Tematis Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru