Warga sekitar yang mendengar dentuman keras bergegas memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi para korban ke fasilitas medis terdekat. Namun, hingga Selasa pagi, bangkai mobil nahas itu dilaporkan masih berada di dasar jurang dan belum dievakuasi.
Tanjakan Wae Nengke, yang menjadi bagian dari jalur penghubung Labuan Bajo–Ruteng, telah lama dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Sejumlah warga di media sosial menyebut insiden ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi yang sama. Mereka mendesak pemerintah daerah membangun tembok penahan untuk meningkatkan keamanan di jalur tersebut.
Kepolisian Sektor Lembor masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2







