INFOLABUANBAJO.ID – Ketiadaan jaringan internet memaksa enam siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Atap Kokor, Manggarai Barat, mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Mereka harus menempuh perjalanan darat sekitar 75 kilometer dari kampung mereka untuk menuntaskan kewajiban asesmen tersebut.
Kepala SMPN Satu Atap Kokor, Yohanes Mansur, mengatakan rombongan berangkat satu hari sebelum jadwal asesmen menggunakan mobil Pick-Up. Menurut dia, para siswa tetap antusias meski menempuh perjalanan jauh dan menghadapi keterbatasan. “Saya merasa bangga melihat anak didik saya selalu tersenyum dalam perjalanan,” kata Yohanes saat dihubungi, Kamis siang.
Yohanes menjelaskan, persiapan teknis menghadapi ANBK sangat terbatas akibat isolasi digital. Pihak sekolah hanya bisa melatih siswa mengoperasikan enam unit laptop bantuan pemerintah tanpa bisa melakukan simulasi ujian daring. “Kami hanya melatih cara operasi laptop agar pas pelaksanaan mereka tidak kaku,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2 Selanjutnya






