Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi Polisi

Gambar Ilustrasi Polisi

INFOLABUANBAJO.ID — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa tergabung dalam Cipayung Plus bersama Komunitas Pick Up Kota Kupang di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Jalan El Tari, Kota Kupang, berujung ricuh pada Kamis (7/5/2026) sore.

Kericuhan terjadi ketika massa aksi mencoba masuk ke area Kantor Gubernur NTT dan diduga melakukan pelemparan batu ke arah aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.

Baca Juga:  Lapangan Tidar 31 Desember Terus Dibenah untuk Memeriahkan HUT RI ke-79 Tingkat Kecamatan Komodo

Akibat insiden tersebut, dua personel Polri dilaporkan mengalami luka-luka saat bertugas mengamankan jalannya aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Kupang Kota, , mengatakan kedua anggota yang terluka yakni Bripka Yusuf Sunbanu dari Satsamapta Polresta Kupang Kota dan Bripda Lalu Muhammad Raja Maulidhi dari Ditsamapta Polda NTT.

Baca Juga:  Sedih, Ruben Onsu Sakit Dilarikan ke Rumah Sakit

“Kedua anggota saat itu sedang melaksanakan tugas pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa,” ujar Kombes Pol Djoko Lestari, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, Bripka Yusuf Sunbanu mengalami luka robek di bagian pelipis akibat terkena lemparan batu dari arah massa aksi.

Korban kemudian langsung dievakuasi menggunakan ambulans Polresta Kupang Kota menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Dugaan Premanisme di Labuan Bajo: Pria Ngaku “Preman” Ancam Bunuh Pengunjung Warung Makan Tanpa Sebab
Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:27 WITA

Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:27 WITA

Dugaan Premanisme di Labuan Bajo: Pria Ngaku “Preman” Ancam Bunuh Pengunjung Warung Makan Tanpa Sebab

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:23 WITA

Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun

Berita Terbaru