INFOLABUANBAJO.ID — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa tergabung dalam Cipayung Plus bersama Komunitas Pick Up Kota Kupang di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Jalan El Tari, Kota Kupang, berujung ricuh pada Kamis (7/5/2026) sore.
Kericuhan terjadi ketika massa aksi mencoba masuk ke area Kantor Gubernur NTT dan diduga melakukan pelemparan batu ke arah aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.
Akibat insiden tersebut, dua personel Polri dilaporkan mengalami luka-luka saat bertugas mengamankan jalannya aksi demonstrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Kupang Kota, , mengatakan kedua anggota yang terluka yakni Bripka Yusuf Sunbanu dari Satsamapta Polresta Kupang Kota dan Bripda Lalu Muhammad Raja Maulidhi dari Ditsamapta Polda NTT.
“Kedua anggota saat itu sedang melaksanakan tugas pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa,” ujar Kombes Pol Djoko Lestari, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, Bripka Yusuf Sunbanu mengalami luka robek di bagian pelipis akibat terkena lemparan batu dari arah massa aksi.
Korban kemudian langsung dievakuasi menggunakan ambulans Polresta Kupang Kota menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







