Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo (Gambar Ilustrasi)

Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID – Dunia hiburan malam di Labuan Bajo kembali diselimuti duka sekaligus misteri.

Dalam kurun waktu berbeda, dua perempuan asal Pulau Jawa yang bekerja sebagai pemandu lagu (LC) dilaporkan meninggal dunia usai beraktivitas di tempat hiburan malam (THM). Keduanya datang dengan harapan mencari nafkah, namun justru pulang dalam kondisi tak bernyawa.

Kasus terbaru menimpa seorang perempuan asal Karawang yang meninggal dunia pada Minggu malam (3/5/2026). Hingga kini, penyebab pasti kematiannya belum diumumkan secara resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus Terbaru: Sakit Mendadak, Meninggal Usai Dirawat

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sempat mengeluhkan sakit sejak sore hari sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga:  Pohon-pohon Mati Di Ruas Jalan Protokol Labuan Bajo Mengancam Pengendara, Satu Mobil Hampir Tertimpa

Pihak manajemen tempat hiburan tempat korban bekerja membantah isu yang menyebut korban meninggal di dalam room karaoke.

Salah satu penanggung jawab THM, Koko Andy, menyebut korban sudah dalam kondisi sakit sebelum mendapat penanganan medis.

“Korban sudah sakit sejak sore dan sempat dirawat di rumah sakit. Dari informasi yang kami terima, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis,” ujarnya.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun rumah sakit terkait diagnosis medis ataupun kemungkinan autopsi.

Baca Juga:  Jumat Agung 2026 di Labuan Bajo, Jalan Ditutup Dua Sesi, Ini Rute Alternatifnya

Ketiadaan penjelasan ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Kasus Sebelumnya: Dugaan Anggur Oplosan hingga Overdosis

Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan kematian seorang LC bernama Jurmaya alias Luna di salah satu pub karaoke di Labuan Bajo pada akhir Desember 2025.

Dari penelusuran, malam sebelum kematiannya, korban diketahui mengonsumsi minuman yang diduga tidak normal.

Seorang rekan korban menyebut anggur merah yang diminum memiliki rasa asam dan aroma tidak biasa.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan
Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Berita Terbaru