INFOLABUANBAJO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Balinusra terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Hingga tahun 2026, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai 3.228.617 orang. Penerima manfaat tersebut mencakup anak-anak sekolah, balita, hingga ibu hamil dan menyusui yang tersebar di seluruh wilayah Balinusra.
Tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, program MBG juga memberikan efek ekonomi yang cukup besar. Tercatat, sebanyak 1.289 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di berbagai daerah, sekaligus menyerap tenaga kerja hingga 60.148 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Denpasar Wilayah Bali Nusra, Mursina Wahyuningsih Daeng, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas pengelolaan di tingkat lapangan, khususnya oleh Kepala SPPG.
Ia menjelaskan, seluruh proses operasional harus dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan. Mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, proses produksi, pemorsian, hingga distribusi makanan, semuanya wajib memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.
“Setiap tahapan harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, sehingga kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.
Selain itu, peran tenaga ahli gizi juga menjadi kunci dalam menjaga kualitas program. Mereka bertanggung jawab menyusun menu berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), memastikan keseimbangan nutrisi, serta melakukan pengawasan sebelum makanan didistribusikan.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







