Cerita Marta, Pekerja Panti Jompo di Bogor yang Diduga Disekap dan Dihukum Tak Manusiawi

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerita Marta, Pekerja Panti Jompo di Bogor yang Diduga Disekap dan

Cerita Marta, Pekerja Panti Jompo di Bogor yang Diduga Disekap dan

INFOLABUANBAJO.ID Seorang pekerja panti jompo di Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, bernama Marta (nama samaran), diduga menjadi korban penyekapan dan perlakuan tidak manusiawi oleh pihak tempatnya bekerja. Kisah memilukan itu bermula dari candaan kecil dengan rekan kerja yang berujung serius.

Awal Mula Kejadian: Candaan Berujung Mimpi Buruk

Marta menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8 Oktober 2025). Awalnya ia hanya bercanda dengan sesama karyawan, namun candaan tersebut justru membuatnya diperlakukan secara kasar oleh pihak panti.
“Awalnya saya hanya bercanda bersama teman,” tutur Marta saat ditemui pada Jumat (10 Oktober 2025).

Tak lama setelah kejadian itu, Marta mengaku dikurung di sebuah kamar kecil dan tidak layak huni. “Kamar itu kosong dan sangat pengap, tidak ada fasilitas apapun,” ucapnya dengan nada bergetar.

Hukuman Fisik Tak Manusiawi

Tak hanya disekap, Marta juga mendapat hukuman fisik berat dari pemilik panti berupa skot jump hingga 300 kali dan push up. Akibatnya, tubuhnya terasa lemas dan kedua tangannya nyeri selama beberapa hari.
“Saya tidak kuat, tapi dipaksa untuk terus lakukan sampai selesai,” kenangnya.

Baca Juga:  Breaking News: Wartawan di Manggarai Timur Diserang di Rumah, Terduga Pelaku Masuk Lewat Jendela

Keluarga Datang dari NTT, Laporkan ke Polisi

Marta, yang telah bekerja di panti tersebut selama sekitar 10 bulan, akhirnya dijemput keluarganya dari Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah mengetahui kejadian itu. Ia kemudian melaporkan peristiwa penyekapan tersebut ke Polsek Bogor Utara pada Kamis malam (9 Oktober 2025).

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Korban Perusakan Rumah di Lembor Selatan Desak Polres Manggarai Barat Segera Tangkap Para Pelaku
Akademisi Desak BPN Manggarai Barat Kembalikan Tanah Muchtar Djafar Adam
Bupati Manggarai, Hery Nabit Disebut Ketar-ketir
13 Wanita PSK Open BO Diamankan di NTT, 6 Positif Sifilis dan 1 Terinfeksi HIV: Ada Pelajar SMA dan yang Hamil
Paman di Manggarai Barat Resmi Jadi Tersangka Persetubuhan dengan Keponakan di Bawah Umur
Dugaan Jual Beli Proyek Libatkan Politikus NasDem Manggarai Barat: Untuk Kepentingan Pilkada
Warga di Manggarai Barat Laporkan Kades Ke Kejaksaan Atas Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah
Membingungkan, JPIC-SVD Ruteng Dukung Penegak Hukum atau Mafia Tanah?

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 23:47 WITA

Korban Perusakan Rumah di Lembor Selatan Desak Polres Manggarai Barat Segera Tangkap Para Pelaku

Senin, 24 November 2025 - 19:44 WITA

Akademisi Desak BPN Manggarai Barat Kembalikan Tanah Muchtar Djafar Adam

Senin, 24 November 2025 - 17:45 WITA

Bupati Manggarai, Hery Nabit Disebut Ketar-ketir

Jumat, 21 November 2025 - 18:15 WITA

13 Wanita PSK Open BO Diamankan di NTT, 6 Positif Sifilis dan 1 Terinfeksi HIV: Ada Pelajar SMA dan yang Hamil

Kamis, 20 November 2025 - 20:25 WITA

Paman di Manggarai Barat Resmi Jadi Tersangka Persetubuhan dengan Keponakan di Bawah Umur

Berita Terbaru