Menurut keterangan Aiptu Agus Supriyanto, Ketua Tim Elang Utara Polsek Semarang Utara, pelaku akhirnya berhasil diamankan warga di sekitar Pos Keamanan Bendungan Gerak dan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.
“Pelaku langsung dibawa ke Polsek untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil interogasi awal, ia mengakui telah menculik anak tersebut dengan niat melakukan tindakan asusila,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu (8/10/2025).
Pelaku diketahui berinisial F (22), warga Kecamatan Ngaliyan, yang bekerja sebagai tukang cukur rambut. Dari pengakuannya, F sudah dua kali melakukan penculikan terhadap anak-anak lain di wilayah Ngaliyan dan Semarang Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari pengakuannya, pelaku sudah dua kali melakukan tindakan yang sama,” jelas Agus.
Dalam setiap aksinya, pelaku menggunakan modus berpura-pura sebagai mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas kuliah. Ia kemudian merayu anak-anak SD dengan iming-iming es teh atau uang Rp5.000 agar mau diajak pergi.
Polisi juga menemukan video anak di bawah umur di dalam ponsel milik pelaku. Diduga, F kerap mengincar anak-anak yang pulang sendirian setelah jam sekolah berakhir.
“Beruntung, korban kali ini bisa segera ditemukan pamannya sebelum terjadi hal-hal yang lebih buruk. Pelaku memang sengaja mencari anak-anak yang berjalan sendiri usai sekolah,” tambah Agus.
Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi anak-anaknya ketika beraktivitas di luar rumah. **
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Halaman : 1 2






