Warga Demo BPN Manggarai Barat, Tuding Biang Kerok Sengkarut Tanah di Labuan Bajo

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 16:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Demo BPN Manggarai Barat, Tuding Biang Kerok Sengkarut Tanah di Labuan Bajo

Warga Demo BPN Manggarai Barat, Tuding Biang Kerok Sengkarut Tanah di Labuan Bajo

INFOLABUANBAJO.ID – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Manggarai Barat (FPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis siang, 24 April 2025. Mereka menuding BPN Manggarai Barat sebagai aktor intelektual di balik kisruh persoalan pertanahan yang terus merugikan masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh koordinator lapangan, Lorens Logam, yang dalam orasinya menyampaikan bahwa BPN Manggarai Barat tidak menjalankan tugas secara profesional dan transparan.

“Kami menilai Kantor BPN Mabar telah menjadi dalang atau aktor intelektual dari carut-marut persoalan tanah yang ada di Labuan Bajo. Banyak masyarakat menjadi korban ketidakjelasan hukum atas tanah mereka sendiri,” tegas Lorens di hadapan massa dan aparat keamanan.

Tiga Tuntutan Utama FPM

Dalam aksi itu, FPM menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak BPN Manggarai Barat menjelaskan secara terbuka legalitas Haji Ramang Ishaka dan Muhamad Syair yang kerap disebut sebagai pihak yang harus dilibatkan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

“Apakah mereka bagian dari BPN? Bila iya, sebaiknya masyarakat diarahkan untuk berkoordinasi langsung dengan mereka agar proses sertifikasi tidak terhambat,” ujar Lorens.

Baca Juga:  Heboh, Oknum Kepsek di Lembor Diduga Terlibat Perbuatan Mesum dengan Staf di Kantor, Warga Minta Dinas Bertindak

Tuntutan kedua, FPM meminta agar BPN tidak menerapkan standar ganda dalam proses pengajuan sertifikat. Mereka menilai masyarakat kecil kerap dipersulit, sedangkan pihak korporasi justru dipermudah.

“Banyak masyarakat bingung karena prosedur yang berubah-ubah. Ini membuka celah makelar dan pungli yang mengatasnamakan BPN,” tambahnya.

Ketiga, massa meminta kejelasan terkait sengketa tanah di Pulau Kukusan. Salah satu warga disebut telah membeli lahan seluas 10 hektar pada tahun 2005 dan mengajukan sertifikat untuk sebagian lahan tersebut. Namun saat mengurus sisanya pada tahun 2024, muncul klaim dari pihak lain.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wanita di Labuan Bajo Diduga Dianiaya Pacar karena Cemburu Tukang Ojek, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku
Coreng Pariwisata Labuan Bajo, Pemilik Travel Penipu Turis Asing Terancam Penjara 4 Tahun
KSP Obor Mas Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan Uang Nasabah, Kini Hilangkan BPKB Nasabah, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan
Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan
Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas
Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:43 WITA

Wanita di Labuan Bajo Diduga Dianiaya Pacar karena Cemburu Tukang Ojek, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:54 WITA

Coreng Pariwisata Labuan Bajo, Pemilik Travel Penipu Turis Asing Terancam Penjara 4 Tahun

Senin, 11 Mei 2026 - 11:03 WITA

KSP Obor Mas Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan Uang Nasabah, Kini Hilangkan BPKB Nasabah, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:39 WITA

Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55 WITA

Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas

Berita Terbaru