INFOLABUANBAJO.ID — Kasus penipuan asmara berkedok anggota TNI mengguncang publik Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria asal Sulawesi yang mengaku sebagai intel TNI diduga menipu dan menghamili sedikitnya tiga wanita, termasuk seorang bidan di Kota Kupang. Kisah ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram @viralkupang.ntt pada Minggu (19/10/2025) dan kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Korban terbaru dalam kasus ini adalah seorang bidan berinisial YB alias Santi, yang bekerja di salah satu puskesmas di Kota Kupang. Ia tertipu oleh pria yang memperkenalkan diri sebagai “Rio”, seorang intel TNI yang mengaku tengah bertugas di Kupang selama tiga tahun. Dari hubungan asmara yang penuh janji manis, Santi justru harus menanggung aib dan kesedihan karena kini mengandung anak dari pria yang ternyata hanyalah TNI gadungan.
Berawal dari MiChat, Berakhir Tragis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pengakuannya, Santi bercerita bahwa perkenalan mereka bermula sekitar enam bulan lalu melalui aplikasi MiChat. Awalnya ia hanya iseng mengunduh aplikasi tersebut, namun tak lama kemudian mendapat pesan dari seorang pria yang ramah dan sopan.
“Dia bilang namanya Rio, tugas di intel TNI. Awalnya saya ragu, tapi dia meyakinkan dengan cerita-cerita tentang pekerjaannya,” ungkap Santi dalam kesaksiannya yang viral di media sosial.
Setelah berkenalan, komunikasi berlanjut ke WhatsApp. Tak butuh waktu lama, keduanya mulai menjalin hubungan asmara. Rio mengaku tidak boleh difoto atau menampilkan identitasnya di media sosial dengan alasan “aturan militer”. Santi yang percaya begitu saja tidak pernah mencurigai apa pun.
Tiga minggu setelah berpacaran, keduanya mulai sering bertemu dan beberapa kali menginap di sebuah hotel kawasan Kelapa Lima, Kota Kupang. Dari hubungan itulah Santi akhirnya hamil. Kini usia kandungannya sudah memasuki tiga bulan.
Namun, begitu mengetahui dirinya mengandung, Santi justru ditinggalkan. Sang kekasih tiba-tiba menghilang tanpa kabar, tak lagi membalas pesan, dan nomor teleponnya tidak bisa dihubungi.
Terbongkar Lewat Media Sosial
Kecurigaan Santi muncul ketika ia melihat unggahan seorang wanita lain di media sosial yang tengah mencari pria dengan ciri-ciri mirip kekasihnya. Setelah dihubungi, terungkap bahwa wanita tersebut juga korban penipuan pria yang sama.
Dari hasil komunikasi antara para korban, diketahui bahwa pria bernama “Rio” sebenarnya memiliki identitas asli Hamed, seorang nelayan asal Sulawesi. Ia telah menikah dengan tiga perempuan dan tinggal berpindah-pindah antara Sulawesi, Bali, dan Kupang.
Lebih mengejutkan lagi, Hamed juga disebut-sebut telah menipu seorang mahasiswi di Bali, yang kini juga dikabarkan sedang hamil. Modusnya selalu sama — mengaku sebagai anggota intel TNI yang sedang bertugas rahasia, melarang difoto, dan memanfaatkan hubungan asmara untuk memeras emosi para korban.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






