Diduga Cari Keuntungan Pribadi, Warga Manggarai Barat Ini Provokasi Warga untuk Tak Bayar Listrik

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Saat Warga Menghadiri Acara Presmian PLTS

Foto Saat Warga Menghadiri Acara Presmian PLTS

INFOLABUANBAJO.ID – Habis gelap terbitlah terang. Ungkapan itu agaknya paling tepat menggambarkan perubahan hidup masyarakat di empat kampung di Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Sejak 2023, warga di Pulau Sumedang, Pontianak, Pasir Panjang, dan Batu Tiga akhirnya menikmati listrik ramah lingkungan dari solar energy system atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kehadiran listrik tenaga surya itu disambut antusias, baik oleh warga maupun pemerintah setempat.

“Masyarakat sangat bersyukur sekali dan berterimakasih kepada pihak swasta yang sudah membantu masyarakat setempat karena sebelumnya mereka hanya menggunakan lampu sehen sebagai penerang. Tapi itukan hanya di malam hari. Itupun tidak terlalu terang,” ujar Yohanes Suhardi, Camat Boleng, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, penerangan berbasis baterai ini masuk wilayah Boleng pada 2023 dengan tujuan membantu masyarakat kepulauan dalam hal penerangan. “Kini masyarakat setempat sudah bisa menggunakan kulkas, kipas angin, mejik, dan bisa cas HP kapan saja,” katanya.

Baca Juga:  Foto AI ASN Pesta Miras di Labuan Bajo Dibuat Pegawai Sekretariat DPRD Manggarai Barat

Namun, harapan yang sempat menyala terang itu mulai meredup. Program bantuan solar energy system kini tersendat karena sebagian warga menolak membayar iuran bulanan yang semula disepakati bersama.

Menurut warga, penolakan itu bermula dari pengaruh salah satu warga berinisial R, yang mengklaim dirinya sebagai tokoh pemuda setempat. “Kami sebenarnya selama ini bayarnya lancar, tapi karena kami ditekan oleh yang namanya Ridwan, makanya kami tidak mau bayar. Kami sebenarnya punya uang untuk bayar iuran bulanan itu,” ujar seorang warga saat ditemui belum lama ini.

Baca Juga:  DPR Berubah Pikiran, Ino Samsul Tersingkir: Putra Manggarai Timur Gagal Masuk Mahkamah Konstitusi

Warga itu menjelaskan, sejak R kembali ke kampung, ia mulai memengaruhi warga lain agar tidak membayar iuran. Padahal, kata dia, uang iuran tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara donatur dan masyarakat. Dana itu digunakan untuk biaya perawatan serta transportasi petugas yang datang melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami sebenarnya tidak keberatan pak. Daripada kami tidak bisa menikmati listrik. Inikan kami sudah bisa menikmati listrik seperti masyarakat perkotaan. Dan memang harus bayar. PLN saja dari pemerintah bayar apalagi yang bantuan ini. Kalau tidak ada perawatan ya tidak mungkin listrik ini awet pak. Kami khawatir nanti kalau donatur menarik kembali listrik ini, pasti kami kembali menggunakan lampu sehen. Ini ulah dari satu orang provokasi masyarakat,” ujar sumber media ini.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA