Tragedi Siswi SMP di NTT: Diperkosa, Dibunuh, Lalu Disembunyikan di Kali—Ayah Pelaku Diduga Bantu Anak Kabur

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Siswi SMP di NTT: Diperkosa, Dibunuh, Lalu Disembunyikan di Kali—Ayah Pelaku Diduga Bantu Anak Kabur

Tragedi Siswi SMP di NTT: Diperkosa, Dibunuh, Lalu Disembunyikan di Kali—Ayah Pelaku Diduga Bantu Anak Kabur

Pencarian berlanjut hingga Senin siang, 23 Februari 2026. Sekitar pukul 14.00 WITA, seorang warga bernama Emanuel Mula mencium bau menyengat dari arah Kali Watuwogat.

Saat didekati, ia menemukan tumpukan batu, rerumputan, dan bambu yang tampak tidak wajar. Setelah diperiksa lebih dekat, terlihat bagian tubuh manusia di balik susunan tersebut.

Warga yang datang membantu memastikan bahwa sesosok jasad perempuan berada di bawah timbunan itu. Dugaan kuat mengarah pada STN, siswi yang dilaporkan hilang tiga hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar tersebut segera dilaporkan kepada aparat desa dan kepolisian.

Baca Juga:  Polisi Diminta Segera Usut Dugaan Penyelewengan Dana Banpol Partai NasDem Manggarai Barat

Sekitar pukul 15.00 WITA, personel Polsek Kewapante bersama tim Inafis Polres Sikka tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan awal tim medis menemukan adanya luka pada tubuh korban yang mengindikasikan penganiayaan sebelum kematian.

Kekecewaan Keluarga Korban

Ibu korban, Maria Yohana Nona, mengaku kecewa terhadap penanganan kasus oleh Polres Sikka, terutama setelah mengetahui SG dilepaskan karena berstatus sebagai saksi.

Menurut Yohana, keluarga korban merasa tidak mendapatkan perlakuan yang adil dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Ancaman Hukuman Berat Mengintai Emiliana Helni dalam Kasus Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik

“Saya sebagai ibunya kecewa dengan kinerja Polsek Kewapante dan Polres. Penanganan kasus anak saya seperti tidak serius. Mungkin karena kami orang miskin dan bodoh sehingga mereka mempermainkan kami,” ujarnya sambil menahan tangis.

Yohana berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini secara transparan dan memberikan keadilan bagi putrinya yang meninggal secara tragis.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Sikka. Polisi menyatakan penyidikan terus dilakukan, termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa yang mengguncang warga Desa Rubit itu.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti
Kronologi Pastor di NTT Diduga Dianiaya Saat Pimpin Misa, Berawal dari Teguran hingga Berujung Pemukulan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Kamis, 30 April 2026 - 20:40 WITA

Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WITA

Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral

Berita Terbaru