Digempur AS–Israel, Terungkap Alasan Rusia dan China Tak Turun Membantu Iran

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Digempur AS–Israel, Terungkap Alasan Rusia dan China Tak Turun Membantu Iran

Digempur AS–Israel, Terungkap Alasan Rusia dan China Tak Turun Membantu Iran

INFOLABUANBAJO.ID — Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada akhir Februari 2026 memicu reaksi keras dari sekutu diplomatik Teheran. Rusia dan China mengecam operasi tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. Namun, hingga kini keduanya belum menunjukkan tanda akan membantu Iran secara militer.

Di Moskwa, Kremlin menegaskan bahwa Iran belum pernah meminta bantuan militer secara resmi. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pemerintah Rusia tidak menerima permintaan dari Teheran sejak serangan udara Amerika Serikat dan Israel dimulai.

“Dalam hal ini, tidak ada permintaan dari pihak Iran,” kata Peskov dalam pengarahan kepada wartawan di Moskwa, Kamis, 5 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu muncul ketika ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan gabungan Washington dan Tel Aviv yang menewaskan lebih dari seribu orang di Iran, termasuk Khamenei pada 28 Februari lalu.

Baca Juga:  4 Alasan Pemilik Kos di Bali Tolak Penyewa Asal NTT, Ini yang Bikin Warga Lokal Resah

Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri mengecam keras pembunuhan pemimpin tertinggi Iran tersebut. Ia menyebut tindakan itu sebagai “pelanggaran sinis terhadap semua norma moral manusia.”

Meski retorika Moskwa keras, langkah Rusia sejauh ini terbatas pada kecaman diplomatik. Kremlin juga menuding Amerika Serikat dan Israel sengaja memprovokasi Iran untuk memperluas konflik agar negara-negara Arab ikut terseret dalam perang kawasan.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, serangan itu memicu balasan Iran berupa serangan drone dan rudal terhadap sejumlah target di negara-negara Teluk, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Namun di balik kecaman tersebut, realitas hubungan Rusia dan Iran menunjukkan batas yang jelas.

Pada Januari 2025, Moskwa dan Teheran memang menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang memperluas kerja sama di bidang perdagangan, militer, ilmu pengetahuan, hingga infrastruktur. Bahkan beberapa hari sebelum serangan terjadi, kedua negara masih menggelar latihan militer bersama di Samudra Hindia.

Baca Juga:  Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus

Meski begitu, perjanjian itu tidak memuat klausul pertahanan bersama.

Pakar hubungan internasional Rusia Andrey Kortunov menjelaskan bahwa kesepakatan Rusia dengan Iran tidak mengikat secara militer. Berbeda dengan perjanjian pertahanan Rusia dengan Korea Utara yang mewajibkan Moskwa memberikan bantuan jika Pyongyang terlibat konflik.

“Dalam perjanjian dengan Iran hanya disebutkan bahwa kedua pihak menahan diri dari tindakan bermusuhan ketika salah satu sedang terlibat konflik,” kata Kortunov.

Karena itu, kemungkinan Rusia melakukan intervensi militer langsung dinilai sangat kecil. Risiko konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat dinilai terlalu besar bagi Moskwa, yang juga masih menghadapi konflik berkepanjangan dengan Ukraina.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya
Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan
Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor
Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya
BREAKING NEWS: Warga Satar Mese Barat Ditemukan Tew4s di Pantai Wae Aweng Dintor, Masih Pakai Kacamata Renang
Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WITA

Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Kamis, 9 April 2026 - 12:41 WITA

Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan

Kamis, 9 April 2026 - 11:53 WITA

Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor

Rabu, 8 April 2026 - 20:55 WITA

Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya

Berita Terbaru