Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah

Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada pihak keamanan setempat dan diteruskan ke kepolisian.

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kemudian menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan. Dalam rekaman itu terlihat seorang perempuan yang diduga pelaku berjalan di sekitar area perumahan sebelum akhirnya meninggalkan kantong plastik berisi bayi di dekat tempat sampah.

Setelah menelusuri rekaman tersebut dan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap N pada Minggu malam, 8 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Opsnal Polsek Bekasi Utara berhasil mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Tono.

Baca Juga:  Penambang Pasir Ilegal Diduga Untuk Kegiatan Reklamasi Pantai di Labuan Bajo Diamankan TNI AL

Polisi kemudian menetapkan N sebagai tersangka. Ia kini ditahan di Polsek Bekasi Utara.

Selain menangkap ibu bayi tersebut, polisi juga memeriksa seorang pria yang diduga sebagai ayah bayi. Pria itu saat ini masih berstatus saksi.

Atas perbuatannya, N dijerat Pasal 429 ayat (1) subsider Pasal 430 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Pasal tersebut mengatur tentang penelantaran anak yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. Ancaman hukuman maksimal yang dapat dijatuhkan kepada pelaku adalah lima tahun penjara.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan kehamilan tidak diinginkan di kalangan remaja serta tekanan sosial yang kerap dihadapi perempuan muda ketika menghadapi situasi tersebut. Ketakutan terhadap stigma keluarga maupun lingkungan sering kali membuat mereka mengambil keputusan ekstrem.

Baca Juga:  Heboh Isu Security Asal NTT Potong Tangan Pencuri di Kalbar, Belum Ada Konfirmasi Resmi

Sementara itu, bayi perempuan yang ditemukan warga telah mendapatkan penanganan medis dan berada dalam pengawasan tenaga kesehatan. Polisi memastikan kondisi bayi kini dalam perawatan yang aman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan keluarga, tekanan sosial, dan kurangnya dukungan terhadap perempuan muda dapat berujung pada tragedi kemanusiaan yang seharusnya dapat dicegah.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti
Kronologi Pastor di NTT Diduga Dianiaya Saat Pimpin Misa, Berawal dari Teguran hingga Berujung Pemukulan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Kamis, 30 April 2026 - 20:40 WITA

Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WITA

Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral

Berita Terbaru