Secara teknis, seluruh proses—mulai dari pengiriman hingga pemeliharaan—akan mengikuti standar internasional, termasuk ketentuan dalam CITES. Pemerintah menjamin pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kesejahteraan satwa tetap terjaga.
Media lokal Jepang melaporkan, pengiriman komodo dijadwalkan paling cepat pada Juni 2026. Namun, realisasi pengiriman masih menunggu rampungnya dokumen teknis antara kedua kebun binatang.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari momentum diplomatik yang lebih luas. Penandatanganan kesepakatan berlangsung bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, di mana ia bertemu dengan Naruhito serta Perdana Menteri Sanae Takaichi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik pertukaran satwa ini, pemerintah Indonesia tampaknya ingin menegaskan posisi sebagai salah satu aktor penting dalam konservasi global—memanfaatkan kekayaan biodiversitas sebagai instrumen diplomasi sekaligus perlindungan spesies langka.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2






