Sedih, Kakak Adik Asal Manggarai Barat Tewas Dalam Kebakaran Gudang LPG di Bali

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua Korban Kakak Adik. (Foto: Istimewa)

Kedua Korban Kakak Adik. (Foto: Istimewa)

INFOLABUANBAJO.ID — Nasib malang menimpa dua orang perantau asal Manggarai Barat di Bali dalam peristiwa kebakaran gudang LPG 3 Kg pada, Minggu (09/062024).

Kedua korban yang bekerja di Gudang LPG yang beralamat di Jalan Kargo Taman, Denpasar ini merupakan adik kakak masing-masing bernama Petrus Jewarut (Ernus) laki-laki berusia 31 tahun dan Robiaprianus Amput (adik Ernus) laki-laki berusia 23 tahun.

Korban Ernis meninggal dunia pada Selasa 11 Juni 2024 pukul 21.30 Wita, dengan luka bakar 80 persen sedangkan sang adik Robiaprianus Amput meninggal dunia pada Rabu 12 Juni 2024 pada pukul 10.30 Wita dengan luka bakar 87 persen.

Kerabat kedua korban bernama Bernat sebagaimana dilansir Tribun Bali mengatakan, untuk korban memang benar kakak beradik berdasarkan cerita keluarga mereka. Dan betul Mereka bekerja di tempat yang sama.

“Tapi saya tidak tahu kronologi bagaimana. Saya tahu kalau kakak sudah meninggal dunia pertama kali, saya dapat informasi jam 21.00 malam. Maka saya langsung datang ke forensik. Kami sampai pagi berangkat ke sini jam 11.00 ke bandara dan jadwal keberangkat jam 15.30 sore,” jelas, Bernat di Forensik RSUP Prof Ngoerah pada, Rabu (12/06/2024).

Baca Juga:  Vokalis MukaRakat Lipooz Keluhkan Jembatan Dekat Rumahnya di Ruteng Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Lebih lanjutnya, Bernat menjelaskan begitu ia dan kerabat lainnya mengurus jenazah Ernus ke pintu detektor Kargo Bandara, ia mendapatkan informasi bahwa adik Ernus juga telah meninggal dunia.

“Adiknya lagi proses mempersiapkan dokumen yang perlu disiapkan untuk keberangkatan besok mungkin jam 08.00 diberangkatkan ke kampung halaman,” tambahnya.

Untuk biaya kepulangan kedua korban, Bernat telah melakukan diskusi dengan keluarga dan perusahan tempat kedua korban bekerja.

Berita Terkait

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Berita Terbaru