Kepala Desa Galang Usir Perangkat Desa Jangan Masuk Kantor hingga Ancam akan Memberhentikan Camat Welak

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 18:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOLABUANBAJO.ID — Kasus pemecatan empat perangkat desa oleh Kepala Desa Galang, Dionisius Maun, terus menjadi sorotan publik di wilayah Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat. Meski Surat Keputusan (SK) pemecatan tersebut telah dibatalkan oleh Camat Welak, Avelinus Joni, karena dianggap melanggar prosedur hukum dan administrasi, namun hingga kini sang kepala desa tetap bersikeras mempertahankan keputusannya.

Camat Welak menyatakan bahwa pemecatan tersebut tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya ditempuh. Menurutnya, pemberhentian perangkat desa harus melalui prosedur yang jelas dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk tahapan evaluasi kinerja, pembinaan, hingga rekomendasi dari pihak kecamatan. Dalam kasus ini, Kepala Desa Galang dinilai bertindak sepihak tanpa berkoordinasi dengan camat maupun instansi terkait.

“Saya tidak mengerti dengan tindakan Kepala Desa Galang. Keputusannya menyalahi prosedur. Sudah kami batalkan secara resmi, tapi dia tetap ngotot,” ujar Camat Avelinus Joni saat dimintai keterangan oleh media.

Baca Juga:  KTT World Water Forum di Bali Diharapkan Jadi Forum Serius Tuntaskan Masalah Air

Perseteruan ini makin memanas ketika empat perangkat desa yang sebelumnya dipecat, berinisiatif kembali masuk kantor untuk melaksanakan tugas seperti biasa. Namun, bukannya disambut, mereka justru diusir oleh Kepala Desa Galang yang masih bersikukuh tidak mengakui mereka sebagai perangkat desa yang sah.

Berita Terkait

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita
Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya
AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi
Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral
Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit
BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini
VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 10:17 WITA

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WITA

Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya

Rabu, 22 April 2026 - 20:13 WITA

AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi

Rabu, 22 April 2026 - 00:24 WITA

Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral

Selasa, 21 April 2026 - 10:34 WITA

Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA

Rekomendasi Makanan Enak di La Moringa Labuan Bajo, NTT

ARTIKEL

Rekomendasi Makanan Enak di La Moringa Labuan Bajo, NTT

Senin, 27 Apr 2026 - 21:42 WITA