Uskup Labuan Bajo Ajak Umat Renungkan Penderitaan Yesus Lewat Film dan Relik Suci di Misa Jumat Agung di Gereja St. Yosef Pekerja Lengkong Cepang

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Labuan Bajo Ajak Umat Renungkan Penderitaan Yesus Lewat Film dan Relik Suci di Misa Jumat Agung di Gereja St. Yosef Pekerja Lengkong Cepang. (Foto: Info Labuan Bajo)

Uskup Labuan Bajo Ajak Umat Renungkan Penderitaan Yesus Lewat Film dan Relik Suci di Misa Jumat Agung di Gereja St. Yosef Pekerja Lengkong Cepang. (Foto: Info Labuan Bajo)

INFOLABUANBAJO.ID  – Suasana khidmat menyelimuti Gereja St. Yosef Pekerja, Lengkong Cepang, saat ribuan umat Katolik memadati pelataran dan ruang dalam gereja untuk mengikuti Misa Jumat Agung, 18 April 2025. Perayaan suci yang dipimpin Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, ini menjadi momen refleksi mendalam bagi umat Katolik untuk mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.

Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, yang dalam khotbahnya mengajak umat untuk tidak hanya mengenang penderitaan Yesus sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga merenungkannya sebagai pengalaman iman yang hidup dan nyata dalam kehidupan setiap orang percaya.

Penderitaan Yesus Bukan Khayalan: Refleksi Melalui Film The Passion of the Christ

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam khotbahnya, Mgr. Maksimus menyampaikan bahwa masih banyak orang yang menganggap penderitaan Yesus hanyalah bagian dari cerita fiksi atau dongeng semata. Untuk membantah anggapan ini, ia mengangkat kisah di balik layar film The Passion of the Christ karya Mel Gibson.

Baca Juga:  Erupsi Lewotobi, Imigrasi Labuan Bajo Ingatkan WNA Segera Urus Izin Tinggal

Film ini, kata Uskup Maksimus, bukan sekadar tontonan biasa. Ia mengisahkan bagaimana Jim Caviezel, aktor yang memerankan Yesus dalam film tersebut, mengalami ketakutan yang luar biasa saat menerima tawaran peran itu. Ia merasa tak layak dan tak sanggup menyelami penderitaan Yesus yang begitu dalam, walaupun hanya untuk sebuah film.

Dalam proses syutingnya, Caviezel mengalami banyak tantangan, termasuk kecelakaan yang membuatnya nyaris menyerah. Ia merasa seperti dihalangi oleh kekuatan tertentu agar tidak melanjutkan perannya. Namun, setelah tiga tahun proses produksi yang penuh tantangan, film tersebut akhirnya tayang dan menuai berbagai reaksi dari publik. Banyak yang menganggap film ini terlalu keras dan brutal.

Baca Juga:  Tragedi Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, Angkut 10 Penumpang: 6 WNA-4 WNI

Namun menurut Mgr. Maksimus, “Film itu baru menggambarkan kurang lebih 10 persen dari penderitaan yang sesungguhnya dialami oleh Yesus.” Umat pun diajak membayangkan, jika 10 persen saja sudah begitu menyayat hati, maka betapa dahsyatnya penderitaan sejati yang ditanggung Sang Juru Selamat.

Ziarah ke Jerman dan Kesaksian Paku Penyaliban Yesus

Tak hanya mengulas tentang film, Uskup Maksimus juga membagikan kisah ziarah pribadinya ke sebuah basilika di Jerman bagian selatan pada tahun 2018. Ia diajak oleh sebuah keluarga Indonesia yang tinggal di Belanda untuk melihat relik suci yang dikaitkan langsung dengan kisah penyaliban Yesus.

Penulis : Remigius Nahal

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi

Hukum & Kriminal

Begini Pengakuan Korban yang Dianiaya Pacar gegara Cemburu Tukang Ojek

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:40 WITA